Willy Aditya: Nasdem Ini Partai 'Wong Waras', Makanya Bikin Konvensi Capres 2024

Ketua DPP NasDem Willy Aditya/RMOLSumut
Ketua DPP NasDem Willy Aditya/RMOLSumut

Konvensi seharusnya menajdi instrumen bagi seluruh partai politik untuk mencari sosok yang akan diusung menjadi calon presiden di Pemilu 2024.


Sebab, hal ini akan menjadi salah satu pengamalan prinsip demokrasi di dalam partai politik.

Demikian disampaikan Ketua DPP NasDem, Willy Aditya dalam diskusi Obrolan Bareng Bang Ruslan dengan tema "Menanti Kejutan Pilpres 2024" yang digelar Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (15/6/2021).

"Konvensi ini adalah pelembagaan budaya demokrasi yang seyogyanya menjadi instrumen bagi semua partai politik," katanya.

Willy menjelaskan, Partai NasDem menggelar konvensi capres karena menilai hal ini penting untuk memastikan bahwa praktik-praktik yang demokratis tetap terjaga di Indonesia. Meski mendapat banyak sindiran yang menyebut proses ini karena mereka tidak memiliki tokoh yang tepat untuk diusung pada Pilpres 2024, namun Willy menyebut cara ini menjadi cara berpolitik yang waras untuk meraih kemenangan.

"NasDem ini partai Wong Waras. Lahir kan tahun 2011 disaat 'ombaknya nggak gede, anginnya nggak kencang' sehingga harus cari jalan sendiri untuk besar. Ya seperti Manchester City atau Real Madridlah, kalau mau juara kan harus transfer pemain besar dan berkualitas," ujarnya.

Meski demikian kata Willy, konvensi yang mereka gelar juga menjadi cara untuk memastikan bahwa sosok yang mereka usung nantinya merupakan orang yang layak untuk diusulkan dalam komunikasi dengan partai politik lain.

"Karena kami memang sejauh ini belum bisa mengusung sendiri. Kalau dipaksa sendirian juga itu namanya pepesan kosong. Jadi ini jalan bagi NasDem untuk melihat realitas politik 2024," pungkasnya.