Sebelum Meninggal, Dirut Bank Sumut Budi Utomo Alami Sesak Dan Kejang Saat Beraudiensi Dengan Rektor USU

Mochammad Budi Utomo/Net
Mochammad Budi Utomo/Net

Kabar meninggalnya Direktur Utama Bank Sumut, Muchammad Budi Utomo menghadirkan suasana duka cita yang sangat mendalam bagi masyarakat Sumatera Utara.


Sebab, ia meninggal saat sedang menjalankan tugasnya selaku pimpinan tertinggi di bank berstatus Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tersebut.

Budi Utomo dinyatakan meninggal dunia Pukul 13.50 WIB oleh pihak RS Universitas Sumatera Utara (USU).

Sejam sebelumnya, Budi Utomo dan beberapa petinggi Bank Sumut lainnya beraudiensi kepada Rektor USU Dr Muryanto Amin yang didampingi beberapa petinggi USU lainnya. Dalam pertemuan tersebut, Budi Utomo mengeluhkan gejala sesak dan kemudian mengalami kejang.

Kondisinya tersebut langsung direspon oleh peserta pertemuan dengan memberi pertolongan pertama yang dilakukan oleh Prof dr Fidel Ganis Siregar yang berprofesi sebagai dokter. Pertolongan pertama dilakukan sembari menunggu ambulance datang.

Setelah ambulance tiba, Budi Utomo langsung mendapatkan bantuan medis lainnya dan dilarikan ke RS USU dengan tetap didampingi Prof Dr Fidel Ganis.

Dalam perjalanan, Budi Utomo masih bernafas meskipun kondisinya menjadi tidak sadarkan diri. Sesampainya di RS USU, pertolongan langsung diberikan namun akhirnya Budi Utomo menghembuskan nafas terakhir.

"Kejadiannya tiba-tiba. Pihak rumah sakit sudah mengupayakan yang terbaik namun Tuhan berkehendak lain. Kita semua berduka," kata Humas RS USU Zeinizen, Kamis (15/4/2021).

Ucapan bela sungkawa bermunculan dari berbagai kalangan di Sumatera Utara mulai dari jajaran FKPD hingga kalangan perguruan tinggi yang ada termasuk kalangan perusahaan perbankan.