GMNI Sumut: Tak Terlihat Progres Danau Toba Dibawah Pengelolaan BPODT 

Daniel Sigalingging/RMOLSumut
Daniel Sigalingging/RMOLSumut

Kalangan mahasiswa menilai hingga saat ini belum ada progres besar yang terjadi seputar industri pariwisata di Danau Toba dibawah pengelolaah Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT). 


Ketua DPD GMNI Sumatera Utara, Daniel Sigalingging mengatakan anggaran besar yang diserahkan pemerintah kepada BPODT sepertinya belum terimplementasi lewat berbagai pembenahan pada destinasi pariwisata super prioritas tersebut.

"Lim atahun harusnya cukup bagi BPODT menjalankan visi misi menjadikan Danau Toba. Tapi kita bisa lihat dana triliunan rupiah ternyata belum sejalan dengan aplikasi di lapangan," katanya melalui keterangan tertulis, Selasa (13/7/2021).

Daniel mengaku, kekhawatiran akan kinerja yang sama masih membayangi BPODT dibawah kepemimpinan Dirut baru Jimmy Panjaitan. Hal ini terlihat dari minimnya gaung kerja sejak Jimmy dilantik 29 Maret 2021 lalu.

"Saya seperti tidak melihat ada program besar yang sedang dilakukan maupun dipersiapkan BPODT sejak dipimpin oleh Jimmy Panjaitan. Kesannya justru BPODT ini jalan ditempat saja. Harusnya Dirut baru ini dapat menerjemahkan permintaan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk gerak cepat terkait berbagai Pekerjaan yang belum selesai," ujarnya.

Daniel juga berpendapat seharusnya di masa Pandemi seperti inilah sektor pariwisata berbenah, mempersiapkan diri dengan tancap gas, dan menyelesaikan segala pekerjaan dengan tuntas, agar pasca pandemi ketika sektor pariwisata sudah dibuka 100% sudah siap dalam menjalankannya. 

"Jangan menjadi Dirut itu hanya aji mumpung. Perjalanan dinas kesana kesini, sementara program tidak dipersiapkan. Menjadi Dirut BPODT ini tanggungjawab besar yang dipikul untuk kemajuan wilayah Danau Toba di masa depan. Kalau saudara Jimmy tidak sanggup lebih baik mundur saja." ujarnya.

"Coba saya tanya, apa program visioner dari seorang Dirut? Sejak menjabat sudah berapa investor yang masuk? Sejak menjabat kecuali perjalanan dinas, sudah apa yang dikerjakan?  Kedepan kita akan buka semua hal yang tidak benar di BPODT ini. Karena kita sangat mencintai kawasan Danau Toba." pungkasnya.