Fenomena Tanah Bergerak di Aceh Besar Terus Terjadi

Warga melintasi jalan yang retak akibat tanah bergeser/RMOLAceh
Warga melintasi jalan yang retak akibat tanah bergeser/RMOLAceh

Fenomena tanah bergerak di Desa Lamkleeng, Kuta Cot Glie, Aceh Besar, masih belum berhenti. Saban hari tanah di kawasan itu mengalami pergeseran sekitar 30 sentimeter. Kejadian ini membuat warga Lamkleeng terancam tak memiliki tempat tinggal.


Hingga saat ini, sebanyak 18 Kepala Keluarga (KK) korban tanah bergerak masih mengungsi di tenda yang telah di dirikan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar. Sementara di lokasi terjadinya pergeseran tanah juga telah dipasang garis polisi (police line).

Warga yang mendiami tenda pengungsian juga membutuhkan kasur, selimut, sembako serta alat masak dan alat dapur. Mereka sejak kemarin sore juga sudah mulai tidur dan masak di dalam tenda pengungsian.

Sementara itu, BPBD Aceh Besar telah mengimbau warga yang berdomisili dikawasan bencana tanah bergerak tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengungsi ke lokasi yang lebih aman guna menghindari korban jiwa.