Demokrat Resmi Serahkan Dokumen Pendaftaran Calon Peserta Pemilu 2024, AHY Harap KPU Netral

 Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat memimpin pendaftaran sebagai calon perserta pemilu/RMOL
Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat memimpin pendaftaran sebagai calon perserta pemilu/RMOL

Partai Demokrat resmi mendaftar sebagai bakal claon peserta Pemilu Serentak 2024.


Pendaftaran partai dilakukan langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono didampingi sejumlah elite DPP serta 34 elite DPD ke Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (5/8).

"Pada kesempatan yang baik ini izin kan kami menyampaikan surat pendaftaran Partai Demokrat sebagai peserta Pemilu 2024 bersama sejumlah dokumen penting lainnya, baik kepengurusan di 34 provinsi, kabupaten/kota, dan kecamatan, yang insya Allah setiap tingkatan tersebut kami penuhi 100 persen," ujar Agus Harimurthi Yudhoyono dalam sambutannya.

Selain menyerahkan surat pendaftaran dan dokumen kepengurusan, putra sulung Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono yang kerap disapa AHY ini memastikan, dokumen lain yang dipersyaratkan KPU RI juga telah diserahkan. Yaitu, data alamat kantor dari masing-masing tingkatan baik itu DPP, DPD hingga DPC.

"Kami sudah lengkapi segala sesuatunya, surat pernyataan model F sebagaimana yang dipersyaratkan Sipol (KPU)," sambungnya menegaskan.

AHY berharap, data dan dokumen yang diserahkan Partai Demokrat bisa sesuai dengan yang dipersyaratkan KPU. Jika pun ada hal-hal yang tidak sesuai, ia memohon masukan dan bimbingan dari seluruh Anggota KPU RI agar Partai Demokrat bisa dinyatakan lulus sebagai peserta Pemilu Serentak 2024.

Di samping itu, AHY juga menyampaikan harapannya untuk KPU sebagai penyelenggara pemilu dapat menjalankan Pemilu Serentak 2024 sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Semoga Pemilu 2024 bisa berjalan sebaik-baiknya, dan kami berharap KPU bisa menjadi lembaga yang netral, sehingga demokratisasi rakyat bisa semakin baik ke depan, melalui proses (pergantian) kepemimpnan nasional yang baik," demikian AHY.