Berkaca Dari Peristiwa KLB Sibolangit, AHY Sebaiknya Angkat Lokot Nasution Pimpin Demokrat Sumut

Keterangan Foto ( kiri ke kanan )  Rudy Herawady, Ramadan Saputra, Lokot Nasution, Suryani Paskah Naiborhu, Fikri Akbar/Ist
Keterangan Foto ( kiri ke kanan ) Rudy Herawady, Ramadan Saputra, Lokot Nasution, Suryani Paskah Naiborhu, Fikri Akbar/Ist

Pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) Sibolangit dengan gamblang memperlihatkan sosok kader Partai Demokrat di Sumatera Utara yang berani melawan kedzoliman terhadap Partai Demokrat dibawah kepemimpinan Agus Harimurty Yudhoyono (AHY).


Berkaca dari apa yang terjadi, Lokot Nasution merupakan salah satu kader yang langsung melakukan perlawanan terhadap para penyelenggara KLB dengan turun ke Sibolangit dan melakukan perlawanan.

"Kami kira hal ini secara langsung menunjukkan jika Lokot Nasution sangat berkomitmen menjaga marwah Partai Demokrat di Sumatera Utara. Tak salah jika Ketum AHY mengeluarkan diskresinya untuk menetapkan Lokot Nasution sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sumatra Utara (Sumut)," kata Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Komite Nasional Pemuda Demokrat  (DPC KNPD) Kota Medan, Ramadan Sahputra, Minggu (10/10/2021).

Ramadan yang didampingi Bendahara DPC KNPD Kota Medan, Rudy Herawadi, mengatakan, Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Sumut tidak bisa disamakan dengan musda pada daerah lainnya. Hal ini berkaitan dengan wilayah terjadinya KLB Partai Demokrat di Sibolangit beberapa waktu lalu.

Ramadan mencontohkan sikap tegas dan berani Lokot saat menghadapi peristiwa KLB Partai Demokrat yang terjadi pada bulan Maret 2021 lalu. 

"Saat itu saya dan teman-teman dari KNPD berada di lokasi kejadian untuk menolak dan mencoba menggagalkan KLB tersebut. Kami melihat Lokot juga berada di lokasi dan dia dengan tegas menyatakan penolakan atas KLB tersebut. Bahkan saat terjadi kericuhan yang diiringi dengan pelemparan batu, Lokot turut menjadi korban. Meskipun demikian, dia tetap dengan berani menyatakan penolakan atas pelaksanaan KLB itu," tuturnya. 

Dari peristiwa tersebut, jelasnya, para kader Partai Demokrat sudah dapat menilai kesetiaan atau loyalitas Lokot Nasution terhadap Partai Demokrat yang diketuai oleh Agus Harimurti Yudhoyono tersebut. Lokot dinilai berani "pasang badan" untuk menjaga keutuhan partai berlambang Mercy tersebut. 

"Karena itulah kami menilai Lokot Nasution layak untuk memimpin DPD Partai Demokrat Sumut jika dibandingkan dengan calon lainnya yang juga ingin maju dalam Musda DPD Partai Demokrat Sumut yang akan berlangsung dalam beberapa waktu mendatang. Keberanian dan ketegasan dalam mengambil keputusan serta loyalitas terhadap Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat sudah tidak perlu diragukan," tuturnya. 

Sisi lain yang membuat Lokot layak memimpin DPD Partai Demokrat Sumut adalah usianya yang termasuk masih muda, namun telah memiliki pengalaman yang luas. Saat ini, Lokot Nasution juga dipercaya untuk menduduki jabatan sebagai Wakil Bendahara Umum DPP Partai Demokrat. 

"Sudah saatnya DPD Partai Demokrat Sumut dipimpin oleh mereka yang berasal dari generasi muda agar karena dengan demikian kita dapat bergerak lebih lincah dan dapat lebih mendekatkan diri kepada masyarakat. Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, sendiri mendorong agar generasi muda dapat berperan lebih banyak untuk membesarkan Partai Demokrat," ujarnya. 

Ramadan juga mengatakan, sebagai kader partai yang aktif dalam mengikuti berbagai kegiatan baik ditingkat Sumut maupun nasional, dan tentu banyak pelajaran berharga yang bisa ditularkan Lokot Nasution kepada kader-kader Partai Demokrat di Sumut. 

"Karena pertimbangan itulah, kami mendorong agar Lokot Nasution dapat memimpin DPD Partai Demokrat Sumut. Bahkan menurut kami, Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dapat menggunakan diskresinya untuk menetapkan Lokot sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sumut. Sebab loyalitasnya terhadap Partai Demokrat sudah teruji," tegasnya.