WHO Imbau Kembali Lockdown, Bakal Picu Sentimen Negatif Pasar Bursa

Kinerja indeks saham pada hari ini bergerak mixed. Dimana banyak bursa saham yang berkinerja stabil dengan ragam kinerja baik naik maupun turun. Pada hari ini, IHSG belum memiliki sentiment besar yang mampu mendorong kinerja pasar saham di teritori positif. Bursa di AS yang mampu ditutup menguat tipis diperkirakan tidak akan memberikan banyak dorongan bagi kinerja bursa lainnya. Bahkan kabar yang kurang begitu mengenakkan datang dari WHO, dimana WHO kembali menghimbau agar banyak negara melakukan penutupan kembali atau lockdown. Seiring dengan peningkatan jumlah kasus corona yang setelah banyak negara memberikan kelonggaran. "Kabar dari WHO tersebut jelas memberikan rasa kuatir baru bagi kinerja pasar keuangan," kata pengamat ekonomi, Gunawan Benjamin, Kamis (2/7). Hari ini, IHSG akan cenderung bergerak mixed, dan maih akan berkonsolidasi dalam rentang 4.880 hingga 4.930. IHSG masih akan kesulitan untuk menentukan pergerakannya setelah sejumlah bursa di dunia juga belum menunjukan adanya arah pergerakan yang konsisten. Disisi lain, pekan depan aka nada rilis pertumbuhan ekonomi kuartal kedua yang menjadi penentu pergerakan arah selanjutnya. Jika realisasi pertumbuhan ekonomi lebih buruk dari ekspektasi sebelumnya. Maka tekanan di pasar akan semakin besar. Pagi ini IHSG dibuka menguat di level 4.916,36, dan mata uang rupiah diperdagangkan melemah 14.295.[R]


Kinerja indeks saham pada hari ini bergerak mixed. Dimana banyak bursa saham yang berkinerja stabil dengan ragam kinerja baik naik maupun turun. Pada hari ini, IHSG belum memiliki sentiment besar yang mampu mendorong kinerja pasar saham di teritori positif. Bursa di AS yang mampu ditutup menguat tipis diperkirakan tidak akan memberikan banyak dorongan bagi kinerja bursa lainnya. Bahkan kabar yang kurang begitu mengenakkan datang dari WHO, dimana WHO kembali menghimbau agar banyak negara melakukan penutupan kembali atau lockdown. Seiring dengan peningkatan jumlah kasus corona yang setelah banyak negara memberikan kelonggaran. "Kabar dari WHO tersebut jelas memberikan rasa kuatir baru bagi kinerja pasar keuangan," kata pengamat ekonomi, Gunawan Benjamin, Kamis (2/7). Hari ini, IHSG akan cenderung bergerak mixed, dan maih akan berkonsolidasi dalam rentang 4.880 hingga 4.930. IHSG masih akan kesulitan untuk menentukan pergerakannya setelah sejumlah bursa di dunia juga belum menunjukan adanya arah pergerakan yang konsisten. Disisi lain, pekan depan aka nada rilis pertumbuhan ekonomi kuartal kedua yang menjadi penentu pergerakan arah selanjutnya. Jika realisasi pertumbuhan ekonomi lebih buruk dari ekspektasi sebelumnya. Maka tekanan di pasar akan semakin besar. Pagi ini IHSG dibuka menguat di level 4.916,36, dan mata uang rupiah diperdagangkan melemah 14.295.