Tertunggak 8 Bulan, Penggali Kubur dan Bilal Mayat Di Medan Akhirnya Terima Honor

Wali Kota Medan Bobby Nasution/RMOLSumut
Wali Kota Medan Bobby Nasution/RMOLSumut

Setelah menunggu delapan bulan, pelayan jasa penggali kubur, guru mengaji magrib dan bilal mayit akhirnya menerima honor yang dijanjikan Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution.


Gaji atau honor kepada pelayan jasa itu sempat terhenti atau belum dibayarkan Pemko Medan sejak Januari hingga Juli.

"Alhamdulillah sudah cair (keluar) bang honor. Tadi sekira jam 16.00 Wib kami tahunya," kata Ketua Paguyuban Bilal Mayit dan Penggali Kubur, Tusman, Kamis (26/8/2021).

Dijelaskan Tusman, honor yang mereka terima jumlahnya Rp2,1 juta yang langsung masuk ke rekening masing-masing.

"Masuk Rp2.100.000 bang. Kalau diasumsikan perbulan Rp300 ribu, berarti ini dari Januari sampai Juli bang, tujuh bulan lah," ungkapnya.

Sebelumnya, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution mengatakan mengatakan sudah menyelesaikan pembayaran honor kepada pelayanan jasa seperti penggali kubur, bilal mayit, dan guru magrib mengaji.

Pembayaran dilakukan langsung ke nomor rekening mereka yang datanya telah lengkap. Sedangkan yang belum lengkap, tetap diminta untuk melengkapi.

"Sudah, sudah kita bayarkan. Kemarin kan ada perubahan yang kita sampaikan termasuk usia, nah tapi kemudian sudah kita sesuaikan dan dilakukan perubahan dan sudah kita bayarkan," kata Bobby Nasution, Senin (23/8/2021).

Tusman dan teman-temannya sesama pelayan jasa sempat protes dan membantah pernyataan Wali Kota Medan Bobby Nasution yang pada Senin 23 Agustus 2021, menyatakan telah membayar honor para pelayan jasa itu.

Menurut Tusman, dari beberapa anggota yang tergabung dalam Paguyuban, belum satu pun yang menerima honor tersebut.

"Sampai sekarang, dan sudah kita pastikan ke anggota, belum ada masuk. Sebagian memang pakai buku rekening, tapi yang pakai mobile banking pun saya tanya juga mengatakan belum ada masuk," kata Tusman.

Lanjut dikatakan Tusman, dia dan teman-temannya pelayanan sosial berterimakasih kepada Pemko Medan khususnya Walikota Bobby Nasution yang memastikan honor para bilal mayit dan penggali kubur tersalurkan.

Dia berharap ke depan para pelayanan jasa diperhatikan nasibnya mengingat peran mereka sangat krusial di tengah masyarakat terlebih saat masa pandemi Covid-19 saat ini.

"Kita harapannya ya kalau bisa pembayaran (honor) tetap seperti biasa yakni setiap tiga bulan. Kita minta nasib kita lebih diperhatikan jangan lagi ada penundaan (nunggak) sampai 8 bulan begini," pungkasnya.