Tersangkakan Anak Buah Mendag, PPP Minta Kejagung Tidak Langsung Berpuas Diri

 Sekertaris Fraksi PPP DPR RI, Achmad Baidowi/Net
Sekertaris Fraksi PPP DPR RI, Achmad Baidowi/Net

Pihak Kejaksaan Agung diharapkan terus melakukan pengusutan kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor CPO, yang menjadi bahan baku minyak goreng.


Fraksi PPP DPR RI memastikan mereka akan terus mendukung penegakan hukum atas kasus tersebut.

Demikian disampaikan  Sekertaris Fraksi PPP DPR RI, Achmad Baidowi terkait penetapan empat tersangka oleh pihak Kejaksaan Agung, dimana salah satunya merupakan anak buah Menteri Perdagangan M Lutfi berinisial IWW.

“Kami berharap persoalan ini diusut tuntas karena telah menyebabkan kegaduhan di sektor pangan, yakni kelangkaan minyak goreng,” kata Sekertaris Fraksi PPP DPR RI, Achmad Baidowi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/4).

Pihaknya juga mendorong Kejaksaan Agung mengusut tuntas dalang utama di balik kasus yang membuat kelangkaan minyak goreng.

“Karena itu, pengusutan juga harus mengungkap aktor intelektual dari kasus ini. Jangan sampai keempat tersangka tersebut hanya pelaksana,” ucapnya.

Di sisi lain, saat ini harga minyak goreng masih tinggi di pasaran. Ini menjadi keprihatinan tersendiri karena terjadi di negara kaya kelapa sawit seperti Indonesia.

"Hal ini sebuah ironi terjadi di salah satu negara penghasil sawit terbesar di dunia. Kami berharap penegakan hukum memberikan efek positif, yakni tidak ada lagi yang bermain-main dengan minyak goreng sehingga harganya bisa turun lagi,” tutupnya.