Pembinaan Perilaku Menyimpang Anggota Polri, Kadiv Propam Turun Ke Sumut

Irjen Polri Ferdy Sambo di Polda Sumut/RMOLSumut
Irjen Polri Ferdy Sambo di Polda Sumut/RMOLSumut

Upaya Mabes Polri untuk melakukan pembinaan terhadap personil yang melakukan penyimpangan terus dilakukan.


Upaya ini terlihat dari kedatangan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo ke Markas Polda Sumatera Utara, Selasa (11/1/2022).

Kedatangan Kadiv Polri itu pun disambut hangat Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjunta didampimgi Waka Polda Sumut  Brigjen Pol Dadang Hartanto berserta PJU Polda Sumut serta seluruh Kapolres Jajaran.

Ferdy Sambo mengatakan kedatangannya ke Polda Sumut dalam rangka pembinaan, pencegahan dan mitigasi tentang terjadinya pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Polri.

"Kedatangan saya ke jajaran Polda Sumatera Utara untuk melakukan Pembinaan pencegahan dan mitigasi pelanggaran secara dini dari  anggota Polri, baik itu secara pribadi maupun individu. Semua ini kita lakukan untuk memperbaiki dan membenahi sistem agar prilaku menyimpang anggota dapat kita minimalisir dan tiadakan," katanya.

"Kita mengecek bagaimana standart operasional dan management dari level para Kasatker PJU Polda sampai dengan Para Kapolres. Dari hasil pengecekan masih adanya ditemukan hal-hal mendasar yang tidak dilakukan sesuai Standar Oerasional Prosedur, ini menjadi tanggungjawab bersama untuk kita benahi," terang Kadiv Propam Polri tersebut.

Menjawab dinamika dan tantangan tugas Polri, Kadiv Propam Mabes Polri melakukan road show ke seluruh Polda Jajaran di Indonesia guna memastikan pencegahaan prilaku-prilaku menyimpang Personil Polri, serta memastikan anggota Polri bekerja dengan penuh pengabdian tinggi untuk melindungi melayani mengayomi masyarakat

Pada kesempatan itu, dihadapan para Pejabat autama Polda, Kapolres, wakapolres dan Jajaran, Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, menegaskan pentingnya seluruh anggota memahami dinamika organisasi, Dinamika masyarakat sehingga prilaku dan pelanggaran anggota dapat kita hilangkan.

"Organisasi tidak butuh kita, tapi kitalah yang butuh organisasi. Kita harus berkomitmen untuk bekerja lebih baik, kita harus berubah. Tinggalkan kebiasaan polisi-polisi yang lama. Kita akan berikan penghargaan bagi personel yang berprestasi dan akan menindak dengan tegas bagi personel yang melanggar," tegasnya.