Koruptor Senang Jika Pimpinan KPK Terpilih Didelegitimasi

Delegitimasi terhadap pimpinan KPK Tterpilih akan membuat para koruptor senang.  Hal ini karena akan membuat tidak akan bekerja secara efektif kedepan.

Demikian disampailan pakar Hukum Tata Negara Refly Harun

"Delegitimasi pimpinan KPK terpilih hanya akan menyenangkan koruptor karena membuat KPK tidak bisa bekerja efektif ke depan," terangnya dalam akun Twitter pribadi, Jumat (13/9).

Atas alasan itu juga, Refly menyampaikan ucapan selamat kepada Firli cs. Dia mengingatkan bahwa amanah yang diemban akan dimintai pertanggungjawaban di dunia dan akhirat.

Mudah-mudahan awan korupsi tidak makin pekat di langit nusantara," pungkasnya.

Diketahui  lima pimpinan baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah resmi dipilih DPR. Kapolda Sumatera Selatan Irjen Firli Bahuri ditunjuk untuk menjadi pucuk pimpinan komisi anti rasuah tersebut.                    

Irjen Firli merupakan sosok kontroversial yang tidak diinginkan para pegiat anti korupsi. Firli bahkan dituding sebagai capim bermasalah lantaran saat masih menjadi deputi penindakan dianggap pernah melakukan pelanggaran kode etik.

Terlepas dari segala kontroversi yang ada, pakar hukum tata negara Refly Harun mengajak semua pihak untuk bersatu padu mendukung pimpinan KPK terpilih.


Delegitimasi terhadap pimpinan KPK Tterpilih akan membuat para koruptor senang.  Hal ini karena akan membuat tidak akan bekerja secara efektif kedepan.

Demikian disampailan pakar Hukum Tata Negara Refly Harun

"Delegitimasi pimpinan KPK terpilih hanya akan menyenangkan koruptor karena membuat KPK tidak bisa bekerja efektif ke depan," terangnya dalam akun Twitter pribadi, Jumat (13/9).

Atas alasan itu juga, Refly menyampaikan ucapan selamat kepada Firli cs. Dia mengingatkan bahwa amanah yang diemban akan dimintai pertanggungjawaban di dunia dan akhirat.

Mudah-mudahan awan korupsi tidak makin pekat di langit nusantara," pungkasnya.

Diketahui  lima pimpinan baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah resmi dipilih DPR. Kapolda Sumatera Selatan Irjen Firli Bahuri ditunjuk untuk menjadi pucuk pimpinan komisi anti rasuah tersebut.                    

Irjen Firli merupakan sosok kontroversial yang tidak diinginkan para pegiat anti korupsi. Firli bahkan dituding sebagai capim bermasalah lantaran saat masih menjadi deputi penindakan dianggap pernah melakukan pelanggaran kode etik.

Terlepas dari segala kontroversi yang ada, pakar hukum tata negara Refly Harun mengajak semua pihak untuk bersatu padu mendukung pimpinan KPK terpilih.