Bikin Geleng Kepala, Dua Menteri Pelesiran Ke Amerika Saat Indonesia Susah Payah Hadapi Pandemi

Kiri ke kanan: Mardani H. Maming, Bahlil Lahadalia, M. Lutfi, dan Michael Wattimena/Net
Kiri ke kanan: Mardani H. Maming, Bahlil Lahadalia, M. Lutfi, dan Michael Wattimena/Net

Aksi dua pembantu Presiden Joko Widodo, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dan Menteri Perdagangan M. Lutfi berkunjung ke Amerika Serikat di tengah wabah yang mengganas di dalam negeri membuat analis politik Hendri Satrio geleng-geleng kepala.


Pendiri lembaga survei Kedaikopi ini mengaku kehabisan kata-kata dan bingung untuk mengomentari sikap para menteri Jokowi yang tidak berempati kepada masyarakat. Dengan nada satire, pria yang akrab disapa Hensat ini mempersilakan keduanya pelesiran.

"Biarin aja, daripada di dalam negeri juga nggak ngebantu apa-apa,” ucap Hensat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (14/7).

Lebih lanjut, Hensat meminta keduanya untuk bisa lebih memahami nasib rakyat. Bagaimanapun, solidaritas sosial harus dikedepankan dalam menghadapi musuh bersama.

“Mereka kan orang pintar, yang pastinya mereka mengerti apa itu solidaritas kemanusiaan dan sosial kan?” tuturnya.

Di satu sisi, Hensat mencoba berpikir positif. Di menduga ada pekerjaan yang hendak diselesaikan di Amerika Serikat.

“Mungkin mereka ada kerjaan di luar dan kelihatannya bahagia betul mereka di luar. Mudah-mudahan tujuannya sukses,” tandasnya.

Dua pembantu Presiden Joko Widodo, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dan Menteri Perdagangan M. Lutfi pelesiran ke Amerika Serikat.

Dalam foto dan video yang beredar di media sosial, keduanya tampak sumringah dan tidak mengenakan masker.

Bahlil dan Lutfi juga ditemani Ketua Umum BPP Hipmi, Mardani H. Maming, dan mantan anggota DPR Demokrat, Michael Wattimena.