Bela Kabareskrim, Tokoh Muda NU Minta Masyarakat Tak Percayai Geng Sambo

Tangkapan layar cuitan Umar Hasibuan/Repro
Tangkapan layar cuitan Umar Hasibuan/Repro

Viral pengakuan Ismail Bolong yang menyebut adanya setoran tambang kepada Kabareskrim Komjen Agus Andrianto masih terus menjadi polemik di tengah masyarakat.


Sebab muncul pengakuan dari Ismail Bolong bahwa video itu ia buat karena dipaksa oleh Brigjend Hendra Kurniawan.

Adanya pengakuan dari Ismail Bolong mengenai pemaksaan tersebut membuat tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), Umar Syadat Hasibuan ikut berkomentar. Melalui akun Twitternya, ia meminta masyarakat agar lebih mempercayai Agus Andrianto dibanding Hendra Kurniawan yang namanya ikut terseret dalam kasus pembunuhan Brigadir Josua.

"Saya sih percaya dengan Kabareskrim. Wong Sambo jelas2 pembunuh dan gengnya jelas2 terlibat pembunuhan jhosua. Goblok sj orang yg percaya sama Sambo dan gengnya", Ujar Umar Syadat Hasibuan sebagaimana dikutip dari twitternya @umarhasibuan757.

Saat dikonfirmasi, Minggu (27/11), Mantan Staf Khusus Mendagri Gamawan Fauzi dan Mantan Aktivis PB PMII ini mengaku tidak keberatan jika cuitannya di Twitter yang menyebut Sambo sebagai pembunuh dan Geng Sambo terlibat dalam pembunuhan. Pada cuitannya tersebut, umar juga memberi dukungan terhadap Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto.

Sebelumnya, viral video Ismail Bolong membuat pengakuan memberi suap 6 Miliar ke Kabareskrim. Video tersebut kemudian diklarifikasi oleh Ismail Bolong dan ia mengaku dipaksa Hendra Kurniawan yang saat itu menjabat sebagai Karopaminal Divpropam Mabes Polri.