Ancaman Perang Mencuat di Laut China Selatan, Rupiah dan IHSG bergerak Negatif

Kondisi laut china selatan saat ini semakin panas. Setelah Korea Utara menyatakan mendukung China di Laut China Selatan, sekarang giliran Inggris yang akan mendukung AS di wilayah berkonflik tersebut. Kondisi ini memperburuk perilaku pasar kedepan, pasar semakin kuatir ketegangan ini bukan hanya berdampak pada masalah politik semata, tapi bisa menghempaskan kondisi ekonomi global. Sentimen tersebut juga membuat pasar keuangan sementara mengabaikan kondisi membaiknya ekonmi China maupun AS. Dari dua negara besar tersebut sebenarnya belum memberikan indikasi kuat akan kemungkinan pemulihan ekonomi yang bisa merubah kondisi ekonomi sebelum masa covid. Sejauh ini hanya memberikan gambaran akan kemungkinan pemulihan, tetapi belum memberikan kepastian pemulihan secara lebih mendetail. Pagi ini, IHSG dibuka turun di level 5.087,28. Dan sejauh ini masih minus meskipun dalam rentang penurunan yang terbatas. IHSG berpeluang bergerakd alam rentang 5.030 hingga 5.100 pada perdagangan akhir pekan ini. "Bahkan dengan kecenderungan berada di teritori negatif. Sementara itu, mata uang Rupiah diperdagangkan melemah di level 14.660 pada perdagangan hari ini," kata pengamat ekonomi, Gunawan Benjamin. Sejumlah sentimen ekonomi untuk perdagangan hari ini sebenarnya cukup baik. Hanya saja, sentimen politik saat ini cukup buruk dan sangat potensial menekan kinerja pasar keuangan di zona merah selama perdagangan di akhir pekan ini.[R]


Kondisi laut china selatan saat ini semakin panas. Setelah Korea Utara menyatakan mendukung China di Laut China Selatan, sekarang giliran Inggris yang akan mendukung AS di wilayah berkonflik tersebut. Kondisi ini memperburuk perilaku pasar kedepan, pasar semakin kuatir ketegangan ini bukan hanya berdampak pada masalah politik semata, tapi bisa menghempaskan kondisi ekonomi global. Sentimen tersebut juga membuat pasar keuangan sementara mengabaikan kondisi membaiknya ekonmi China maupun AS. Dari dua negara besar tersebut sebenarnya belum memberikan indikasi kuat akan kemungkinan pemulihan ekonomi yang bisa merubah kondisi ekonomi sebelum masa covid. Sejauh ini hanya memberikan gambaran akan kemungkinan pemulihan, tetapi belum memberikan kepastian pemulihan secara lebih mendetail. Pagi ini, IHSG dibuka turun di level 5.087,28. Dan sejauh ini masih minus meskipun dalam rentang penurunan yang terbatas. IHSG berpeluang bergerakd alam rentang 5.030 hingga 5.100 pada perdagangan akhir pekan ini. "Bahkan dengan kecenderungan berada di teritori negatif. Sementara itu, mata uang Rupiah diperdagangkan melemah di level 14.660 pada perdagangan hari ini," kata pengamat ekonomi, Gunawan Benjamin. Sejumlah sentimen ekonomi untuk perdagangan hari ini sebenarnya cukup baik. Hanya saja, sentimen politik saat ini cukup buruk dan sangat potensial menekan kinerja pasar keuangan di zona merah selama perdagangan di akhir pekan ini.