Walikota Non Kader Murni Minim Kontribusi, Golkar Akan Usung Kader Murni Di Pilkada Walikota Medan 2020

Partai Golkar memberikan sinyal akan mengusung kader 'murni' mereka untuk maju pada Pilkada Walikota Medan 2020 mendatang. Salah satu pertimbangan mereka yakni karena menilai kontribusi kepala daerah-kepala daerah non kader murni yang mereka dukung pada pilkada sebelumnya tidak maksimal.

"Kami di DPP sudah ada pembahasan bahwa calon kepala daerah yang sebelumnya kami usung yang bukan kader murni, kami nilai sangat sedikit kontribusinya," kata Plt Ketua DPD Golkar Sumatera Utara, Ahmad Doli Kurnia Tanjung, Minggu (26/5/2019).

Doli menjelaskan saat ini Partai Golkar sudah mulai melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi Pilkada yang berlangsung pada tahun 2020 mendatang. Persiapan-persiapan tersebut diantaranya yakni membahas petunjuk pelaksanaan (juklak) untuk mengikuti tahapan pilkada tersebut. Selain juklak tersebut, review terhadap kontribusi para kepala daerah yang mereka dukung juga menjadi bagian yang mendapat perhatian serius.

"Juklaknya kami godok dengan sangat serius agar memang berasal dari kader murni Partai Golkar yang tentu juga harus memenuhi kualifikasi cukup memadai dan berpotensi memenangkan pilkada walikota Medan," ujarnya.

Meski memberi sinyal akan mengusung kader murni, namun Doli sendiri mengaku belum membahas sosok-sosok yang berpotensi untuk diusung.


Partai Golkar memberikan sinyal akan mengusung kader 'murni' mereka untuk maju pada Pilkada Walikota Medan 2020 mendatang. Salah satu pertimbangan mereka yakni karena menilai kontribusi kepala daerah-kepala daerah non kader murni yang mereka dukung pada pilkada sebelumnya tidak maksimal.

"Kami di DPP sudah ada pembahasan bahwa calon kepala daerah yang sebelumnya kami usung yang bukan kader murni, kami nilai sangat sedikit kontribusinya," kata Plt Ketua DPD Golkar Sumatera Utara, Ahmad Doli Kurnia Tanjung, Minggu (26/5/2019).

Doli menjelaskan saat ini Partai Golkar sudah mulai melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi Pilkada yang berlangsung pada tahun 2020 mendatang. Persiapan-persiapan tersebut diantaranya yakni membahas petunjuk pelaksanaan (juklak) untuk mengikuti tahapan pilkada tersebut. Selain juklak tersebut, review terhadap kontribusi para kepala daerah yang mereka dukung juga menjadi bagian yang mendapat perhatian serius.

"Juklaknya kami godok dengan sangat serius agar memang berasal dari kader murni Partai Golkar yang tentu juga harus memenuhi kualifikasi cukup memadai dan berpotensi memenangkan pilkada walikota Medan," ujarnya.

Meski memberi sinyal akan mengusung kader murni, namun Doli sendiri mengaku belum membahas sosok-sosok yang berpotensi untuk diusung.