Viral di Medsos, Pelaksanaan Olimpiade EXPO-SCE Piala Gubernur Sumut dan Wali Kota Medan Ricuh

•PERISTIWA
externalexternalexternalexternal
Viral di Medsos, Pelaksanaan Olimpiade EXPO-SCE Piala Gubernur Sumut dan Wali Kota Medan Ricuh
Tangkapan layar orangtua peserta olimpiade EXPO SCE didepan aula Prof Drs Djanter S Siahaan di kampus Universitas Senior Medan/Repro

Article Header Image Pelaksanaan olimpiade science yang memperebutkan piala Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution dan Piala Wali Kota Medan Rico Waas menjadi viral di media sosial. Bukan karena hasil dari pelaksanaan kegiatan tersebut, namun dugaan ketidakprofesionalan panitia penyelenggara menjadi pemicunya.

Sejumlah warga yang mengaku sebagai orangtua siswa bahkan mengunggah berbagai momen kekacauan saat pelaksanaan kegiatan yang berlangsung pada Sabtu-Minggu, 10-11 Oktober 2026 pada dua lokasi berbeda yakni di Kampus Universitas Sumatera Utara (USU) dan Kampus Universitas Senior (Unsen) Medan.

Dalam unggahan tersebut, para pengunggah mengaku sangat kecewa terhadap ketidakprofesionalan pihak panitia yang membuat peserta menjadi sangat membludak namun tidak dibarengi dengan kemampuan mengatur para peserta dan orangtua.

“Bangke..Olimpiade expo sce di USU, Olimpiade Bangke, Olimpiade Abal Abal... Sangat2 Buruk, parah mengecewakan...tak bertanggungjawab. Mau masuk ujian aja seperti demon berdesakan, anak2 dah pada nangis duluan,, waktu dibuat 75 Menit ternyata 25 Menit.. Sepanjang kegiatan klian kena maki terus kan...masih ujian ada orang tua di dalam ruangan,” tulis pemilik akun Kasihcom R Manurung dilihat redaksi, Senin, 12 Oktober 2026. 

Ungkapan kekecewaan yang sama juga diposting oleh sejumlah warganet lainnya. Menurut mereka pelaksanaan olimpiade ini menunjukkan bobroknya panitia yang tidak bijak dalam mengatur jadwal pelaksanaan.

“Turut sedih dengan kegiatan kompetisi yang diselenggarakan Olimpiade SCE yang ternyata sangat mengecewakan para siswa dari Sumbagut. Bayangkan wilayah Sumbagut ada 5 provinsi loh, datang jauh2, ada yg PP dengan buss sekolah, ada yg nginap krn 2hari pelaksanaannya. Kebayang x lah capeknya, krn kami pernah 2x mengalami kejadian Olimpiade yang mengecewakan,” tulis pemilik akun Mamy Stefany Manurung disertai cerita panjang mengenai pengalaman mereka.

Dari berbagai video yang dilihat redaksi, beberapa unggahan video tersebut terlihat direkam di kampus Universitas Senior di Jalan Jamin Ginting, Medan. Aksi protes para orangtua itu terlihat di depan Aula Prof Drs Djanter Siahaan yang berada di dalam kampus tersebut.

Sejauh ini upaya konfirmasi dari redaksi kepada pihak panitia belum mendapat balasan.Article Image

Editor : Jonris Purba


Berita Terkait