Usai Sidang Tesis, Mahasiswa Agribisnis USU Laporkan Dekan Dan Sejumlah Dosen Ke Polisi

Fakultas Pertanian USU/Net
Fakultas Pertanian USU/Net

Dua orang Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Sumatera Utara (USU) stambuk 2015 berinisial HJ dan FSP melaporkan dekan dan dosen mereka ke polisi. Laporan ini mereka lakukan setelah keduanya menyelesaikan sidang tesis meja hijau.


Ihwal pelaporan ini dilakukan karena keduanya tidak bisa diwisuda dan menerima ijazah karena tidak terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDT) Kementerian Pendidikan Tinggi (Kemendikti). 

Padahal, selama menjalankan akademik di Program Studi Pasca Sarjana Agribisnis USU, keduanya memiliki catatat dan jejak rekam yang baik, dibuktikan tidak mendapatkan teguran atau sanksi administrasi maupun lisan. Begitu juga berkaitkan dengan administrasi pembiyaan, keduanya tidak mengalami ketertunggakan.

Kepada media Senin (12/4/2021), FSP menceritakan, pada tahun 2015 dirinya mendaftarkan diri sebagai mahasiswa Pasca Sarjana Agribisnis di USU.  Ia kemudian menjalani perkuliahan dan mengerjakan semua tugas-tugas, semua telah diikuti hingga waktunya sidang tesis. Sidang meja hijau tesis sudah selesai, inilah sebuat bukti akademik sudah selesai dan kewajiban administrasi pembiayaan juga sudah dicek oleh Tata Usaha Fakultas Pertanian Prodi Agribisnis melalui IS.   

“Kami sama seperti mahasiswa pasca sarjana lainnya, membayar sesuai kewajiban dan kami juga memiliki nomor induk mahasiswa (NIM),” katanya saat ditemui di Jalan Amir Hamzah. 

Masih menurut FSP, mahasiswa yang sudah menjalankan studi dan telah selesai sidang tesis meja hijau, maka diwajibkan membayar uang wisuda Rp 600 ribu. Semuanya sudah dibayarkan, tapi saat waktu wisuda pada Februari 2020 tak kunjung ada undangan hingga selesainya waktu wisuda di USU.

“Saat saya pertanyakan, disinilah baru ketahuan kalau saya dan beberapa teman tidak terdaftar di Kemendikti, kami sangat terkejut. Akhirnya kami minta pertanggungjawaban, karena tidak selesai pertanggungjawabannya. Kami sudah laporkan ke polisi,” ujarnya.

Laporan FSP dan temannya HMJ di Polda Sumatera Utara tercantum dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi No.STTLP/408/II/2021/SUMUT/SPKT ‘I’ pada 24 Februari 2021. 

Adapun yang menjadi terlapor atas perkara dugaan penipuan terhadap mahasasiswa Pasca Sarjana USU diantaranya Dekan Pertanian USU, Kepala Program Studi Pasca Sarjana Pertanian USU TA 2015-2017 dan pegawai Tata Usaha. Mereka berharap ada pertanggungjawaban dari pihak terkait atas persoalan mereka tersebut.