Ulama Kharismatik Banten Apresiasi Cara Kapolri Tangani Kasus Brigadir J

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Net
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Net

Langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memutasi sejumlah jenderal dan perwira polisi yang diduga menghambat penyidikan tewasnya Brigpol Yosua Hutabarat alias Brigadir J, mendapat apresiasi ulama.


Salah satunya, pujian disampaikan ulama kharismatik Banten KH Matin Syarkawi yang juga Ketua Pimpinan Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kota Serang, Banten.

Menurut pengasuh pondok pesantren Al Fathaniyah Banten ini, hal itu layak dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri untuk membersihkan institusinya dari orang yang bermasalah. Pasalnya, tindakan mereka telah mencoreng institusi Polri itu sendiri.

"Pendapat saya tentu sangat mengapresiasi langkah dan keputusan Kapolri mencopot bukan hanya Ferdy Sambo, tetapi terhadap semua yang terlibat dalam kasus tersebut setelah melalui proses penyidikan," ujar KH Matin Syarkawi kepada wartawan, Sabtu (6/8).

Ia mengatakan, langkah Kapolri menunjukkan bahwa Polri sebagai institusi Bhayangkara Negara di bidang penegakkan hukum memang harus menempatkan hukum di atas kepentingan perseorangan atau kelompok.

"Langkah Kapolri ini akan semakin membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Kita semua tentu harus mengapresiasinya," tegasnya.

Syarkawi juga meminta kepada pihak pihak lain untuk tidak melakukan penggiringan opini pubik keluar dari kasus hukum.

"Saya juga minta tidak ada pihak pihak  yang menggiring opini pubik dalam kasus ini ke arah ke luar dari kasus hukum. Kita harus mendukung dan percaya terhadap proses hukum yng sedang dijalankan saat ini," pungkasnya.