UISU Bersiap Implementasikan 'Merdeka Belajar Kampus Merdeka'

Rektor UISU Yanhar Jamaluddin/RMOLSumut
Rektor UISU Yanhar Jamaluddin/RMOLSumut

Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) menggelar Focus Grup Diskusi (FGD) tentang Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Selasa (23/2).


Diskusi yang dibuka langsung oleh Rektor UISU Dr H Yanhar Jamaluddin ini menjadi bagian kegiatan dalam rangka persiapan pelaksanaan konsep Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Universitas Islam Sumatera Utara (UISU).

Hadir dalam kegiatan itu Wakil Rektor Bidang Akademik dan Dakwah Islamiyah Dr. Liesna Andriany, MPd, Wakil Rektor Bidang Sumberdaya dan Tata Kelola Zufrial SE. AK, CA, MBA, MAFIS, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan KEwirausahaan Ahmad Bakhori, ST. MT dan Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Sistem Informasi, Andang Suhendi, SS. MA. Selain itu hadir juga Dekan, Ketua prodi dan sekretaris prodi di lingkungan UISU.

Dalam sambutannya, Rektor UISU Dr. H. Yanhar Jamaluddin, MAP mengatakan bahwa hingga kini belum ada kampus yang dapat menjadi rujukan untuk pelaksanaan konsep Merdeka Belajar Kampus Merdeka. “Termasuk kampus-kampus yang ada di Sumatera Utara,”ujarnya. Untuk itu, katanya, pelaksanaan FGD yang dihadiri Dekan dan Seluruh Ketua dan Sekreatis Prodi di lingkungan UISU sangat penting untuk merampungkan draft implementasi Merdeka Belajar kampus Merdeka yang sudah disusun oleh Tim UISU.

Dikatakan Rektor, bahwa intisari dari Permdekbud No.3 tahun 2020 yang mengatur tentang merdeka Belajar Kampus Merdeka pada dasarnya bertujuan untuk mendorong mahasiswa menguasai berbagai keilmuan yang berguna dalam memasuki dunia kerja. “Bagaimana agar perguruan tinggi dapat menyediakan fasilitas dan program agar mahasiswa tidak hanya menguasai satu bidang keilmuan saja,”katanya.

Sebagai contoh, jelasnya, mahasiswa program studi manajemen dimungkinkan untuk belajar dan menguasai bidang ilmu hokum atau komunikasi. “Proses pembelajaran bisa dilakukan secara lintas prodi di dalam atau di luar perguruan tinggi,”paparnya. Alhamdulillah, kata Rektor, APTISI telah memfasilitasi kerjasama perguruan tinggi yang ada di Sumatera Utara.

Artinya, kata Rektor, konsep Merdeka belajar Kampus merdeka memfasilitasi mahasiswa untuk menguasai berbagai skill dengan harapan mahasiswa UISU siap memasuki dunia kerja yang tidak terbatas pada kemampuan satu bidang keilmuan saja. Untuk persiapan implementasi konsep itu, diharapkan FGD yang digelar dapat menampung seluruh masukan agar konsep Merdeka Belajar Kampus Merdeka dapat segera diimplementasikan.

Sebab dua hal penting yang dibutuhkan dalam implementasi itu yakni pembaharuan kurikulum dan kesiapan dosen dan program studi. “Saya berharap Semester Genap menjadi masa pembaharuan kurikulum untuk menyahuti tuntuan kebijakan permendikbud No 3  tahun 2020,”Harap Rektor.