Tokopedia Akan Tindak Tegas Penjual Penjual Obat Diatas Harga Wajar

Tokopedia/ist
Tokopedia/ist

Platform market place Tokopedia akan menindak tegas para penjual yang memasang harga produk obat di luar batas kewajaran.


Hal ini mereka lakukan menindaklanjuti keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.1.7/Menkes/4826 tahun 2021 pada 2 Juli 20201 tentang harga eceran tertinggi (HET) 11 obat yang banyak digunakan selama pandemi covid-19.

Saat penandatanganan tersebut, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin,  mengingatkan bahwa HET berlaku di apotik, instalasi farmasi, rumah sakit, klinik dan faskes seluruh Indonesia. Keputusan ini untuk memastikan masyarakat bisa membeli obat dengan harga terjangkau. 

Founder dan CEO Tokopedia, William Tanuwijaya, menjelaskan selama ini, Tokopedia juga sudah menetapkan kebijakan pengendalian harga dan menindak tegas penjual yang memasang harga produk di atas kewajaran. 

"Kami pun terus mengimbau penjual untuk bersama menjaga harga, juga kepada masyarakat untuk tidak melakukan upaya penimbunan.” katanya pada keterangan tertulis, Senin (5/7/2021).

Ia menjelaskan sejak awal pandemi, pihaknya tetap konsisten memastikan seluruh masyarakat Indonesia memiliki akses merata terhadap produk kesehatan. Mereka juga langsung menutup permanen toko-toko online dan melarang tayang produk yang terbukti melanggar sejak tahun lalu.

“Kami sangat mengapresiasi upaya pemerintah dalam menetapkan batas harga atas ini sehingga mempermudah penegakan kebijakan secara merata. Upaya ini juga akan semakin mempermudah masyarakat menjangkau produk-produk kesehatan,” tambah WIlliam.

Walau marketplace Tokopedia bersifat user generated content (UGC) - di mana setiap pihak dapat melakukan pengunggahan produk di Tokopedia secara mandiri - aksi kooperatif pun terus dilakukan agar setiap aktivitas dalam platform Tokopedia tetap sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Jika ada penjual yang terbukti melanggar, baik syarat dan ketentuan platform maupun hukum yang berlaku, Tokopedia berhak menindak tegas dengan melakukan pemeriksaan, penundaan atau penurunan konten, banned toko atau akun, serta tindakan lain sesuai prosedur,” tegas William.

Tokopedia di sisi lain memiliki kebijakan produk apa saja yang bisa diperjualbelikan di aturan penggunaan platform Tokopedia bagian K. Tokopedia juga memiliki fitur Pelaporan Penyalahgunaan. Masyarakat bisa melaporkan produk atau toko yang melanggar aturan melalui fitur tersebut.