TFI Yakin Anis Matta Akan Pimpin Partai Baru Pecahan PKS

Seketaris The Future Instute (TFI) Abdullah Amas sangat yakin bahwa Garbi sangat berpotensi membentuk partai dan Anis Matta akan muncul sebagai pemimpinnya. Abdullah melalui rilisnya mengatakan bergabungnya beberapa politisi PKS dari "loyalis" Anis Matta seperti Mahfudz sidiq, Tamsil Linrung, mantan ketua PKS DKI Triwicaksana, wakil ketua DPR RI Fahri Hamzah, wakil gubernur kalimantan timur Hadi dan beberapa kader PKS yang menjadi bupati, semakin menguatkan keyakinannya bahwa Garbi akan menjadi partai yang besar.

"Bisa saja nama partainya misalnya Partai Arah Baru atau Partai Kebangsaan. Saya yakin ini berpotensi mendapat suara signifikan karena di lingkaran Anis matta adalah para mantan dewan dari PKS yang mendapat suara signifikan dari masyarakat," katanya melalui rilisnya, Minggu (26/5/2019).

Diketahui wacana ormas Garbi akan menjadi partai politik semakin kencang berhembus meski Anis Matta sendiri masih terkesan belum menanggapinya dengan serius saat ditanyakan oleh media.

"Peluang menjadi partai itu terbuka, tapi sekarang fokus dulu mengembangkan ide dan melihat respons masyarakat. Kita belum memutuskan (Garbi nanti jadi partai politik). Tapi kita lihat dulu responsnya, karena sekarang kita sosialisasikan ide-ide dari Garbi. Kalau toh nanti jadi partai, kita ingin nanti benar-benar partai ini membawa ide baru narasi baru bagi Indonesia," ujar Anis.

Saat ini kata Anis Matta mereka sangat fokus dalam mensosialisasikan ide-ide Garbi dengan harapan jika nantinya resmi menjadi Partai Politik, maka mereka dapat membawa narasi baru bagi Indonesia.


Seketaris The Future Instute (TFI) Abdullah Amas sangat yakin bahwa Garbi sangat berpotensi membentuk partai dan Anis Matta akan muncul sebagai pemimpinnya. Abdullah melalui rilisnya mengatakan bergabungnya beberapa politisi PKS dari "loyalis" Anis Matta seperti Mahfudz sidiq, Tamsil Linrung, mantan ketua PKS DKI Triwicaksana, wakil ketua DPR RI Fahri Hamzah, wakil gubernur kalimantan timur Hadi dan beberapa kader PKS yang menjadi bupati, semakin menguatkan keyakinannya bahwa Garbi akan menjadi partai yang besar.

"Bisa saja nama partainya misalnya Partai Arah Baru atau Partai Kebangsaan. Saya yakin ini berpotensi mendapat suara signifikan karena di lingkaran Anis matta adalah para mantan dewan dari PKS yang mendapat suara signifikan dari masyarakat," katanya melalui rilisnya, Minggu (26/5/2019).

Diketahui wacana ormas Garbi akan menjadi partai politik semakin kencang berhembus meski Anis Matta sendiri masih terkesan belum menanggapinya dengan serius saat ditanyakan oleh media.

"Peluang menjadi partai itu terbuka, tapi sekarang fokus dulu mengembangkan ide dan melihat respons masyarakat. Kita belum memutuskan (Garbi nanti jadi partai politik). Tapi kita lihat dulu responsnya, karena sekarang kita sosialisasikan ide-ide dari Garbi. Kalau toh nanti jadi partai, kita ingin nanti benar-benar partai ini membawa ide baru narasi baru bagi Indonesia," ujar Anis.

Saat ini kata Anis Matta mereka sangat fokus dalam mensosialisasikan ide-ide Garbi dengan harapan jika nantinya resmi menjadi Partai Politik, maka mereka dapat membawa narasi baru bagi Indonesia.