Terdampak Erupsi Semeru, Ribuan Warga Mengungsi di Masjid dan Balai Desa

Personil kepolisian mempersiapkan logistik untuk pengungsi Semeru/Ist
Personil kepolisian mempersiapkan logistik untuk pengungsi Semeru/Ist

Ribuan warga dari Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo dan Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro yang terdampak erupsi Semeru masih menempati pos pengungsian pada sejumlah Masjid dan Balai Desa pada titik aman.


Para pengungsi tersebar di 21 titik pada 3 Kecamatan, yakni kecamatan Pronojiwo, Kecamatan Candipuro dan Kecamatan Pasirian. 

"Jumlah pengungsi Kecamatan Pronojiwo sebanyak 305 orang, Kecamatan Candipuro 409 orang dan Kecamatan Pasirian sebanyak 188 orang," ujar Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Minggu (5/12). 

Wawan merinci sebanyak 305 pengungsi di Kecamatan Pronojiwo, berada di 9 titik pengungsian, yaitu:

1. SDN Supiturang 04 ada  80 orang.

2. Masjid Baitul Jadid  Supiturang ± 50 orang.

3. SDN Oro Oro Ombo 3, ± 20 orang.

4. SDN Oro Oro Ombo 2 , ± 35 orang.

5. Masjid Pemukiman Dsn. Kampung Renteng Ds. Oro Ombo ± 20 orang.

6. Balai Ds. Oro Oro Ombo ± 40 orang.

7. Balai Ds. Sumberurip ± 25 orang.

8. SDN Sumberurip 2, ± 25 orang.

9. Sebagian masyarakat mengamankan diri di rumah keluarganya di sekitar ketinggian Dusun Kampung Renteng dan Dusun Sumberbulus Desa Oro Oro Ombo.

Sedangkan yang mengungsi di Kecamatan Candipuro, sebanyak 409 orang, mereka berada di 7 titik pengungsian yaitu di Balai desa Sumberwuluh, Balai Desa Penanggal, Balai desa Sumbermujur, Dusun Kampung renteng Desa Sumberwuluh, Dusun  Kajarkuning Desa  Sumberwuluh dan Kantor Camat Candipuro  sebanyak 229 orang. 

Selain itu mereka ada yang mengungsi  di wilayah Kecamatan Pasirian, sebanyak 188 orang. 

"Untuk di Kecamatan Pasirian, tersebar di 3 titik, yakni Balai desa Condro, Balai Desa Pasirian, masjid Baiturahman Pasirian serta masjid Nurul Huda Alon-alon Pasirian," katanya. 

Untuk mengatasi persoalan pengungsi, Pemkab Lumajang bersama Forkopimda lainnya mengerahkan 1.215 personel Gabungan, TNI/Polri, BPBD, Satpol PP, Dishub, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, RS Bhayangkara, PMI, Beserta relawan lainnya, seperti Banser, Rapi, Orari, juga Pramuka. 

Selain itu, lanjut Wawan, pemerintah membuka Posko bantuan utama berada di Pendopo Kabupaten Lumajang dan sub Posko berada di lapangan Sumberwuluh dan lapangan Penanggal.