Survey SMRC: Hanya 13 Persen Warga Yang Yakin Dengan Kinerja KPU

Pelaksanaan Pemilu 2019 tinggal menghitung hari. Tingkat kepercayaan publik kepada penyelenggara pemilu masih menjadi sorotan.

"Penilaian pemilih atas intergritas penyelenggara pemilu ditentukan oleh banyak faktor dan yang paling penting adalah sikap partisan atau dukungan politik pemilih sendiri," kata Direktur Riset Saiful Mujani Research Center (SMRC) Deni Irvani di Cikini, Jakarta, Minggu (10/3).

SMRC melakukan survei atas tingkat kepercayaan masyarakat kepada pemyelenggara Pemilu yakni KPU dan Bawaslu.

Menurut dia, sebanyak 13 persen responden menyatakan sangat yakin kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan 66 persen berpendapat cukup yakin atas kinerja lembaga ini. Sementara hanya 11 persen yang kurang yakin.

"Banyak yang menyatakan KPU mampu menjalankan tugasnya berdasarkan realisasi undang-undang," ungkap Deni.

Hasil survey SMRC diperoleh atas populasi warga negara Indonesia yang sudah berusia 17 tahun atau lebih. Dipilih secara random sebanyak 1.620 responden.

Sementara margin of error sebesar 2,65 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel.[R]


Pelaksanaan Pemilu 2019 tinggal menghitung hari. Tingkat kepercayaan publik kepada penyelenggara pemilu masih menjadi sorotan.

"Penilaian pemilih atas intergritas penyelenggara pemilu ditentukan oleh banyak faktor dan yang paling penting adalah sikap partisan atau dukungan politik pemilih sendiri," kata Direktur Riset Saiful Mujani Research Center (SMRC) Deni Irvani di Cikini, Jakarta, Minggu (10/3).

SMRC melakukan survei atas tingkat kepercayaan masyarakat kepada pemyelenggara Pemilu yakni KPU dan Bawaslu.

Menurut dia, sebanyak 13 persen responden menyatakan sangat yakin kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan 66 persen berpendapat cukup yakin atas kinerja lembaga ini. Sementara hanya 11 persen yang kurang yakin.

"Banyak yang menyatakan KPU mampu menjalankan tugasnya berdasarkan realisasi undang-undang," ungkap Deni.

Hasil survey SMRC diperoleh atas populasi warga negara Indonesia yang sudah berusia 17 tahun atau lebih. Dipilih secara random sebanyak 1.620 responden.

Sementara margin of error sebesar 2,65 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel.