Suasana Haru Selimuti Pemain Barca Saat Messi Tinggalkan Camp Nou

 Lionel Messi berkali-kali mengusap air mata saat melakukan konferensi pers resminya pada Minggu malam (8/8)/Net
Lionel Messi berkali-kali mengusap air mata saat melakukan konferensi pers resminya pada Minggu malam (8/8)/Net

Tidak akan pernah mudah bagi Lionel Messi untuk meninggalkan Barcelona setelah 20 tahun berada di sana. Terlebih lagi, Messi harus berpisah meski dirinya sebenarnya masih ingin bertahan.


Tak heran jika Messi tak kuasa menahan air matanya saat melakukan konferensi pers resmi pertamanya sejak dinyatakan oleh Barcelona tak akan bertahan bersama klub, Minggu malam (8/8).

Peraih enam trofi Ballon d'Or itu mengaku perpisahan dengan Barcelona merupakan hal yang paling sulit dalam hidupnya.

"Saya yakin saya akan bertahan, itulah yang kami semua inginkan. Tapi hari ini ternyata saya harus mengucapkan selamat tinggal," ucap Messi, dikutip Redaksi dari Barca TV (8/8).

"Saya tidak pernah membayangkan, saya akan mengucapkan selamat tinggal karena saya tidak pernah berpikir saya akan pergi," imbuhnya.

Ucapan perpisahan Messi ini pun segera direspons oleh para pemain maupun eks penggawa Barcelona melalu berbagai unggahan di media sosial Instagram. Termasuk para pemain muda yang menjadikan Messi sebagai idola masa kecil.

Seperti yang dikatakan gelandang senior Sergio Busquets yang merasa akan sulit memahami kalau Messi harus meninggalkan klub.

"Saya hanya ingin mengucapkan terima kasih atas segalanya yang telah kamu berikan bagi klub dan seluruh hal yang telah kami lakukan, khususnya untuk saya pribadi. Kamu datang sebagai seorang anak dan pergi sebagai pemain terbaik sepanjang masa," ucap Busquets.

"Tak ada yang sama lagi. Baik di Camp Nou, Barcelona, maupun diri saya. Setelah 20 tahun di klub, kamu tak lagi mengenakan baju Barcelona. Kenyataan yang menyakitkan. Bloddy Crazy!" kata bek Gerard Pique yang pernah sama-sama mengenyam pelatihan di La Masia bersama Messi.

Bek senior Jordi Alba tak mau ketinggalan mengucapkan salam perpisahan bagi La Pulga, julukan Messi. Bek yang masih dipanggil membela Spanyol di Euro 2020 itu merasa bahagia berkesempatan bermain bersama Messi selama 9 tahun.

"Sebuah pengalaman bersama yang menyenangkan dan kami mampu keluar dari situasi sulit. Kami punya banyak kesenangan di atas lapangan dengan umpan-umpan kamu dan umpan balik saya yang berjalan baik bagi kami. Saya akan merindukan hal tersebut," kata Alba.

Sementara itu, bagi pemain muda berbakat Ansu Fati, Messi adalah sosok yang selalu jadi impian seluruh siswa di La Masia, Akademi milik Barcelona.

"Dan saya beruntung bisa mewujdukan mimpi bermain bersama Messi. Saya ingin berterima kasih untuk dua tahun ini, untuk semua yang saya pelajari. Saya doakan kamu dan orang-orang tercinta mendapatkan yang terbaik," sebut Ansu Fati.

Lionel Messi dipastikan tak lagi bersama Barcelona, meski kedua belah pihak sudah sepakat untuk melanjutkan kerja sama. Bahkan Messi pun sudah rela gajinya dipotong hingga 50 persen.

Namun, karena kondisi keuangan Barcelona dan kebijakan LaLiga soal pembatasan gaji pemain, membuat Messi harus pergi meninggalkan klub yang telah dibelanya sejak remaja itu.