Stunting Di Kepulauan Nias Harus Dapat Perhatian Khusus

Komisi XI DPR RI mengadakan rapat kerja dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Ketua Bappenas, Suharso Monoarfa terkait dengan Evaluasi Kinerja 2019 dan Rencana Kerja 2020, Rabu (6/11). Rapat kerja ini membahas mengenai Program Perencanaan Pembangunan Nasional.





Tema pembangunan yang akan diusung oleh Bappenas pada 2020 yaitu "Peningkatan Sumber Daya Manusia untuk Pertumbuhan yang Berkualitas."





Tema ini memiliki lima prioritas nasional yaitu, Pembangunan Manusia dan Pengentasan Kemiskinan, Infrastruktur dan Pemerataan Wilayah, Nilai Tambah Sektor Ril, Industrialisasi, dan Kesempatan Kerja, Ketahanan Pangan, Air, Energi, dan Lingkungan Hidup, Stabilitas Pertahanan dan Keamanan.





Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PDI-Perjuangan Sihar P. H. Sitorus, menyoroti lima prioritas nasional yang disampaikan oleh Bappenas.





"Lima prioritas nasional tersebut merupakan tantangan konkret yang ada di Kepulauan Nias hingga saat ini," katanya





Menurut Sihar permasalahan pembangunan manusia, kemiskinan, infrastruktur, kesempatan kerja, dan ketahanan pangan merupakan tantangan yang harus segera dipecahkan oleh stakeholders pemerintah.





Secara khusus Sihar menyoroti permasalahan pembangunan manusia di Kepulauan Nias adalah terkait dengan tingginya angka anak stunting di Kepulauan Nias. Berdasarkan data dari Pemantauan Status Gizi (PSG) tahun 2017 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sebanyak 41,6 % di Kepulauan Nias, anak dibawah lima tahun menderita stunting.





"Untuk menyikapi permasalahan tersebut perlu adanya Desk untuk Kepulauan Nias. Seperti Desk Papua, Papua Barat, dan Aceh, yang fokus pada percepatan pembangunan dan perkuatan pembangunan alternatif karena Kepulauan Nias juga memiliki masalah yang cukup kompleks," tegasnya.





Selain tantangan yang terdapat pada lima prioritas nasional yang dijabarkan oleh Bappenas, Sihar menyebut masalah stunting di Kepulauan Nias juga harus mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah.





"Selain lima prioritas nasional, masalah stunting di Nias juga perlu mendapat perhatian khusus," pungkasnya.[R]


Komisi XI DPR RI mengadakan rapat kerja dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Ketua Bappenas, Suharso Monoarfa terkait dengan Evaluasi Kinerja 2019 dan Rencana Kerja 2020, Rabu (6/11). Rapat kerja ini membahas mengenai Program Perencanaan Pembangunan Nasional.





Tema pembangunan yang akan diusung oleh Bappenas pada 2020 yaitu "Peningkatan Sumber Daya Manusia untuk Pertumbuhan yang Berkualitas."





Tema ini memiliki lima prioritas nasional yaitu, Pembangunan Manusia dan Pengentasan Kemiskinan, Infrastruktur dan Pemerataan Wilayah, Nilai Tambah Sektor Ril, Industrialisasi, dan Kesempatan Kerja, Ketahanan Pangan, Air, Energi, dan Lingkungan Hidup, Stabilitas Pertahanan dan Keamanan.





Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PDI-Perjuangan Sihar P. H. Sitorus, menyoroti lima prioritas nasional yang disampaikan oleh Bappenas.





"Lima prioritas nasional tersebut merupakan tantangan konkret yang ada di Kepulauan Nias hingga saat ini," katanya





Menurut Sihar permasalahan pembangunan manusia, kemiskinan, infrastruktur, kesempatan kerja, dan ketahanan pangan merupakan tantangan yang harus segera dipecahkan oleh stakeholders pemerintah.





Secara khusus Sihar menyoroti permasalahan pembangunan manusia di Kepulauan Nias adalah terkait dengan tingginya angka anak stunting di Kepulauan Nias. Berdasarkan data dari Pemantauan Status Gizi (PSG) tahun 2017 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sebanyak 41,6 % di Kepulauan Nias, anak dibawah lima tahun menderita stunting.





"Untuk menyikapi permasalahan tersebut perlu adanya Desk untuk Kepulauan Nias. Seperti Desk Papua, Papua Barat, dan Aceh, yang fokus pada percepatan pembangunan dan perkuatan pembangunan alternatif karena Kepulauan Nias juga memiliki masalah yang cukup kompleks," tegasnya.





Selain tantangan yang terdapat pada lima prioritas nasional yang dijabarkan oleh Bappenas, Sihar menyebut masalah stunting di Kepulauan Nias juga harus mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah.





"Selain lima prioritas nasional, masalah stunting di Nias juga perlu mendapat perhatian khusus," pungkasnya.