Solidaritas 1000 Lilin di Samosir Dorong Proses dan Transparansi Penyelidikan Kematian Yoshua Hutabarat

PBB Samosir/Ist
PBB Samosir/Ist

Aksi solidaritas mendesak transparansi proses hukum atas kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J digelar di Kabupaten Samosir, Jumat (23/7/2022).


Aksi ini dilakukan oleh Pemuda Batak Bersatu (PBB) Samosir di Dermaga Jety and Restaurant, Pantai Indah Situngkir, Sialanguan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

Aksi penyalaah lilin ini diikuti dengan kebaktian dan doa bersama yang mereka lakukan untuk sosok anggota Polri yang kematiannya hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan.

"Kami atas nama DPC Pemuda Batak Bersatu ( PBB) hari ini mengelar doa untuk sahabat kami Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat yang beberapa hari lalu terjadi insiden penembakan di kediaman Kabid Propam Ferdy Sambo. Kami mewakili masyarakat Samosir dan juga mewakili masyarakat Batak di Samosir khususnya atas nama PBB mendesak agar kasus ini segera diusut secara tuntas," kata Ketua DPC PBB Samosir, Roland Sitanggang.

Roland menyebutkan, transparansi dalam penanganan kasus ini menjadi sangat penting agar peristiwa yang terjadi menjadi terang benderang termasuk mengenai siapa yang harus dimintai pertanggungjawaban. Apalagi, hal ini juga sudah diinstruksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

"Kami meminta agar kasus ini diusut secara tuntas sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo.Kami percaya kepada pihak kepolisian dalam hal ini Polri yang dipimpin Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo dapat mengusut kasus ini agar masyarakat diseluruh Samosir khususnya orang Batak dapat menerima informasi dengan baik dan benar dari Polri," ungkapnya.

Ia juga berharap Polri dalam hal ini tim gabungan pencari fakta agar dapat bekerja secara maksimal.

"Kami juga mendukung agar Polri terutama tim yang sudah dibentuk dapat bekerja secara maksimal, sehingga seluruhnya dapat trasparan. Kami juga mengimbau agar seluruh pihak menghormati proses yang sedang berlangsung," pungkasnya.