Soal Dugaan Arogan Kepsek SMAN 6 Medan, Tuahman Purba: Jangan Sampai Murid jadi Korban

Ketua Fraksi Nasdem DPRD Sumut, dr Tuahman Purba/Ist
Ketua Fraksi Nasdem DPRD Sumut, dr Tuahman Purba/Ist

Kalangan anggota DPRD Sumatera Utara menyayangkan munculnya sikap arogan kepala sekolah di SMA Negeri 6 Medan kepada para guru PNS dan Non PNS.


Disebutkan, arogansi tersebut memicu ketidaknyamanan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.

"Kita tidak mau murid yang jadi korban akibat situasinini," kata Ketua Fraksi Nasdem DPRD Sumatera Utara, dr Tuahman Purba, Rabu (23/11/2022).

Tuahman menjelaskan, dunia pendidikan harus berjalan dengan penuh harmonisasi antara para temaga pengajar dengan para anak didik. Karena itu, persoalan yang memicu ketidaknyamanan harus dihindari.

"Kalau guru sudah tidak nyaman, pasti cara mengajarnya berbeda dengan sebelumnya. Inilah yang kita khawatirkan," ujarnya

Sejauh ini kata Tuahman dirinya masih hanya mendengar keluhan dari salah satu pihak saja. Ia berencana membawa permasalahan tersebut dalam rapat dengar oendapat di DPRD Sumut agar segera ada solusi.

"Apa ceritanya, kita juga harus mendengar dari dua sisi baik guru maupun kepsek nya pada Rapat Dengar  Pendapat (RDP) biar tidak ada simpang siur. Karena, banyak sekolah menyampaikan hal-hal seperti ini yang kita terima di Komisi E," terangnya.

Tuarman juga bilang, dirinya juga segera memanggil Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Medan Selatan Ramadan Zuhri Bintang untuk mendengar apa yang sebenarnya terjadi.

"Kalau dia (Zuhri) juga tak respon, kita akan panggil untuk datang dalam RDP. Sebab, Zuhri sebagai penanggungjawab  di sekolah tersebut," pungkasnya.