Sistem Monitoring Bermasalah, Kualitas Air PDAM Tirtanadi Terganggu

Pihak PDAM Tirtanadi mengkonfirmasi terjadinya gangguan kualitas air kepada pelanggan pada beberapa wilayah cabang seperti Cabang Sunggal, Padang Bulan, Diski dan Sei Agul hari ini, Selasa (15/10/2019). Gangguan ini menurut Direktur Utama PDAM Tirtanadi Trisno Sumantri terjadi karena adanya gangguan pada SCADA (Supervisory Control And Data Acquistion) pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sunggal, dalam mendeteksi data ketinggian air dalam reservoir 3 (Jalur Q6 dan Q7)





Kondisi ini menurutnya masih menjadi efek dari sambaran petir yang terjadi beberapa waktu lalu yang membuat 3 pompa mereka terhenti. Meski sudah diperabiki, ternyata hal ini masih berpengaruh pada sistem monitoring ketinggian air pada reservoir sehingga tidak terpantau dengan baik.





"Saat ini petugas sedang melakukan upaya perbaikan terhadap alat monitoring tersebut, diharapkan perbaikan dapat secepatnya selesai," kata Trisno Sumantri didampingi Direktur Air Minum Joni Mulyadi.





Sejauh ini menurutnya perbaikan terus dilakukan oleh tim teknis. Proses perbaikannya berjalan lancar dimana petugas di Cabang Pelayanan telah melakukan pembuangan air melalui Wash Out (WO) yang ada di setiap pipa distribusi agar aliran air ke pelanggan dapat kembali normal kualitasnya.





"Kami mohon maaf atas gangguan ini, pelanggan kami yang mengalami ganguan air dapat menghubungi Cabang Pelayanan terdekat atau melalui Halo Tirtanadi di nomor 1500922," pungkas Trisno Sumantri.[R]


Pihak PDAM Tirtanadi mengkonfirmasi terjadinya gangguan kualitas air kepada pelanggan pada beberapa wilayah cabang seperti Cabang Sunggal, Padang Bulan, Diski dan Sei Agul hari ini, Selasa (15/10/2019). Gangguan ini menurut Direktur Utama PDAM Tirtanadi Trisno Sumantri terjadi karena adanya gangguan pada SCADA (Supervisory Control And Data Acquistion) pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sunggal, dalam mendeteksi data ketinggian air dalam reservoir 3 (Jalur Q6 dan Q7)





Kondisi ini menurutnya masih menjadi efek dari sambaran petir yang terjadi beberapa waktu lalu yang membuat 3 pompa mereka terhenti. Meski sudah diperabiki, ternyata hal ini masih berpengaruh pada sistem monitoring ketinggian air pada reservoir sehingga tidak terpantau dengan baik.





"Saat ini petugas sedang melakukan upaya perbaikan terhadap alat monitoring tersebut, diharapkan perbaikan dapat secepatnya selesai," kata Trisno Sumantri didampingi Direktur Air Minum Joni Mulyadi.





Sejauh ini menurutnya perbaikan terus dilakukan oleh tim teknis. Proses perbaikannya berjalan lancar dimana petugas di Cabang Pelayanan telah melakukan pembuangan air melalui Wash Out (WO) yang ada di setiap pipa distribusi agar aliran air ke pelanggan dapat kembali normal kualitasnya.





"Kami mohon maaf atas gangguan ini, pelanggan kami yang mengalami ganguan air dapat menghubungi Cabang Pelayanan terdekat atau melalui Halo Tirtanadi di nomor 1500922," pungkas Trisno Sumantri.