Sindir Pernyataan Fadli Zon, Andi Arief: Medan Akan Semakin Nggak Karuan Jika Dipimpin Walikota Paksaan Istana

Andi Arief/Net
Andi Arief/Net

Politisi Demokrat, Andi Arief mengecam banyaknya pernyataan yang seolah memposisikan Akhyar Nasution sebagai sosok yang tidak mampu membawa perubahan yang baik selama memimpin di Kota Medan.


Salah satu pernyataan yang dikecamnya yakni pernyatan dari politisi Gerindra Fadli Zon yang menyebut kondisi Kota Medan semakin parah selama dipimpin oleh Akhyar yang kini berstatus incumben di Pilkada Medan 2020.

Menurut Andi Arief, kondisi Kota Medan justru akan semakin parah jika kedepannya dipimpin walikota yang disebutnya dengan istilah "paksaan istana".

"Jika benar tuduhan Fadli Zon kota Medan makin parah di bawah walikota yg memimpin 2 th Pak Ahyar, maka dipastikan kota medan akan semakin gak karuan jika dipimpin oleh walikota paksaan Istana yang tidak berpengalaman dan tidak mengerti birokrasi. Dalam hal ini Fadli keblinger," tulisnya pada akun twitter miliknya @AndiArief, Selasa (27/10)·

Cuitan Andi ini dalam waktu singkat mendapat bermacam respon dari para netizen. Mereka mendukung pernyataan dari Andi Arief yang membela Akhyar Nasution tersebut.

"Fadli Zon dan PDIP hancurkan karakter Akhyar dgn isu korupsi apa pantas? apa nggak ngaca @fadlizon," tulis pemilik akun @SabeIius

Cuitan lain juga muncul menanggapi pernyataan Andi Arif yang menyebut istilah walikota paksaan istana yang tidak berpengalaman dan tidak mengerti birokrasi.

"Baiknya Bobby Nasution dikasih pengalaman dulu jadi ketua PDIP Sumut gantikan Djarot Saiful Hidayat," tulis @didiklpambudi

Diketahui, belakangan ini sorotan terhadap kondisi infrastruktur Kota Medan kerap dialamatkan sebagai bentuk ketidakmampuan Akhyar Nasution dalam memimpin Kota Medan.  Kondisi infrastruktur dan banjir pada berbagai media kerap menjadi isu yang digunakan menyalahkan sosok yang maju di Pilkada Medan 2020 berpasangan dengan Salman Alfarisi tersebut.