Sepekan Kedepan, Pasar Keuangan Masih Akan Menghijau  

Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net

Pasar keuangan sepekan kedepan diperkirakan masih akan banyak di zona hijau. Namun perkembangan pasar keuangan akan sangat minim dipengaruhi oleh data keuangan domestik. 


"Sejauh ini, data yang disajikan nantinya akan lebih banyak dimotori oleh sentimen eksternal. Dimana rilis data ekonomi dari Amerika, Eropa dan China yang akan lebih banyak berpengaruh," kata pengamat ekonomi, Gunawan Benjamin, Minggu (21/2).

Dijelaskannya, dari Eropa, sejumlah data seperti inflasi inti maupun data rilis PDB Jerman menjadi penggerak pasar. Sekalipun data tersebut nantinya diperkirakan akan membaik dan belum akan berpengaruh negatif terhadap pasar keuangan. 

"Dari amerika sendiri seperti indeks keyakinan konsumen, pemesanan barang tahan lama, maupun inflasi inti juga diperkirakan akan merealisasikan angka yang positif," ujarnya.

Sementara itu, data ekonomi dari India, maupun China juga diyakini akan membaik. Jadi pada dasarnya kinerja sektor keuangan masih akan didukung oleh sejumlah rilis dat apenting ekonomi yang cukup solid sepekan kedepan. Pada dasarnya tidak ada yang perlu dikuatirkan. Yang penting tetap pantau perkembangan laut china selatan maupun hubungan dagang antara AS dengan China.

"Tambahkan juga kewaspadaan terkait kemungkinan adanya koreksi teknikal. Karena dari sisi teknikal, pasar keuangan bisa kapan saja mengalami koreksi," pungkasnya.