Sekjen Golkar: TNI Memang Perlu Turun Tangan Untuk Ketertiban Umum

Sekjen Golkar Lodewijk F Paulus/RMOL
Sekjen Golkar Lodewijk F Paulus/RMOL

Ketegasan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman dalam memerintahkan penurunan baliho atau atribut Front Pembela Islam (FPI) diapresiasi oleh Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus. Mantan Danjen Kopassus ini menilai keterlibatan TNI dalam mendukung ketertiban umum sangat diperlukan.


“Menurunkan atribut yang tidak memiliki izin di tempat umum memang harus dilakukan demi ketertiban. Apalagi setelah apa yang dilakukan Satpol PP seperti tidak digubris oleh kelompok yang memasang itu. TNI memang perlu turun tangan,” ucap Lodewijk, Sabtu (21/11).

Lodewijk menyatakan saat ini negara harus menunjukkan sikap tegas dalam menindak berbagai kelompok yang nampak menganggu ketertiban umum.

Kata Lodewijk, kelompok yang menimbulkan perpecahan persatuan dan kesatuan bangsa harus ditertibkan.

“Kini saatnya negara menunjukkan ketegasannya kepada kelompok-kelompok yang secara terang-terangan sudah mengganggu ketertiban umum,” kata Lodewijk.

Terkait dengan dasar hukum Lodewijk kemudian menjelaskan bahwa aparat TNI bekerja sesuai aturan perundang-undangan.

Ia menyebutkan dalam UU 34/2004 padal 7 Yakni untuk menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap kebutuhan bangsa dan negara.