Kepengurusan baru Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PD KAMMI) Medan periode 2026-2028 mulai menata kembali gerakan organisasi. Di bawah kepemimpinan Rifi Naufal Aslam, revitalisasi komisariat dan penguatan kaderisasi menjadi agenda utama.
Rifi Naufal Aslam, resmi memimpin PD KAMMI Medan setelah dilantik dalam agenda pelantikan dan upgrading pengurus di Kota Medan, Ahad, 20 September 2026.
Mengusung tema “Meneguhkan Ukhuwah, Menyatukan Langkah, Mengokohkan Gerakan KAMMI Medan”, kepengurusan baru menempatkan komisariat sebagai salah satu titik penting untuk menghidupkan kembali aktivitas organisasi.
Rifi mengatakan, sejumlah komisariat yang sebelumnya mengalami kevakuman akan menjadi perhatian dalam periode kepemimpinannya. Revitalisasi tersebut berjalan beriringan dengan penguatan pembinaan dan kaderisasi.
“KAMMI Medan akan melakukan revitalisasi dan akan fokus mengembangkan KAMMI di komisariat. Kita akan mengembalikan KAMMI komisariat-komisariat yang dulu mati suri,” kata Rifi.
Menurutnya, keberlangsungan organisasi tidak cukup hanya ditopang struktur kepengurusan. Pembinaan kader secara konsisten diperlukan agar aktivitas KAMMI kembali tumbuh dari tingkat komisariat.
“Kita yakin bahwasanya KAMMI Medan hari ini akan terus berjuang pelan-pelan fokus kepada kaderisasi, fokus kepada pembinaan. Maka KAMMI Medan mengajak seluruh pengurusnya untuk sama-sama membina dan terbina,” tegasnya.
Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) KAMMI Ahmad Jundi Khalifatullah, M.KM., yang hadir dalam pelantikan tersebut, turut mendorong agar gerakan KAMMI tidak hanya berkutat pada agenda internal organisasi.
Menurut Jundi, keberadaan KAMMI harus dirasakan langsung masyarakat melalui keterlibatan dalam persoalan sosial.
“Mulai hidupkan KAMMI dari sosial masyarakat, tunjukkan bahwa kita berdampak langsung ke masyarakat, hablum minannas jadi fondasi untuk KAMMI hidup kembali,” ujar Jundi.
Apresiasi juga disampaikan Wakil Ketua KAKAMMI Abdul Jalil Ritonga. Ia menilai kepengurusan baru membawa harapan bagi keberlanjutan KAMMI Medan.
Abdul Jalil mengaku terkesan melihat semangat pengurus baru untuk mengembalikan organisasi kepada khittah perjuangannya.
“Saya mengapresiasi dan bangga melihat masih ada harapan KAMMI akan berkembang ke depannya di bawah kepemimpinan akhi Ketua Umum Rifi Naufal Aslam, yang mana KAMMI Medan tadi berpikir untuk mengembalikan KAMMI kepada khittahnya,” katanya.
Ia juga mengaku kembali merasakan suasana ketika aktif di KAMMI.
“Saya merasa hangat, saya senang dengan forum ini, saya bahagia berkumpul di sini, saya merasa kembali di zaman-zaman saya dulu berkAMMI,” ujarnya.
Dengan dimulainya periode 2026-2028, Rifi dan jajaran pengurus baru kini menghadapi pekerjaan rumah untuk menghidupkan kembali komisariat, memperkuat kaderisasi, sekaligus memastikan gerakan KAMMI Medan tidak berhenti pada aktivitas internal organisasi. 
