Rampok Jalanan Mulai Kumat Lagi Di Medan, Korban Dirampok Pulang Tarawih

Aksi kejahatanan jalanan mulai muncul lagi di Kota Medan. Kali ini korbannya yakni Novia Kanti (49) yang sedang melintas di kawasan Fly Over Amplas, Jalan Sisingamangaraja, Medan. Kasus ini sendiri sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Nasib naas yang dialami Novia terjadi saat ia pulang tarawih di Tanjung Morawa. Korban yang saat itu berboncengan menggunakan sepeda motor dengan anaknya tiba-tiba dipepet oleh pelaku dan langsung meramppas tas jinjing miliknya yang ditempatkan diantara mereka.

"Dalam tas itu ada uang tunai Rp  80 ribu, 2 unit HP dan kain telekung," katanya, Kamis (30/5/2019)

Novia menjelaskan ia sempat berupaya mempertahankan tas tersebut, namun pelaku yang dibonceng oleh rekannya mengeluarkan sebilah pisau dan mengayunkan kearah korban. Akhirnya korban tidak berdaya dan tasnya tersebut raib dibawa oleh para pelaku.

"Pelaku memotong tali tas saya," ujarnya.

Korban menduga para pelaku tersebut sebelumnya sudah menguntitnya begitu mulai naik ke Fly Over. Sebab menurutnya, sepeda motor yang tiba-tiba membuntutinya muncul saat ia hendak melintas dari depan Kantor KUA Medan menuju fly over tersebut.

"Didepan SPBU yang dekat kantor KUA itu memang sering saya lihat ada anak-anak nongkrong pakai sepeda motor," ungkapnya.

Novia berharap pihak kepolisian segera menangkap pelaku. Ia sangat berharap polisi khususnya Polrestabes Medan dapat memberikan perlindungan dan keamanan kepada masyarakat khususnya di saat bulan Ramadhan ini.


Aksi kejahatanan jalanan mulai muncul lagi di Kota Medan. Kali ini korbannya yakni Novia Kanti (49) yang sedang melintas di kawasan Fly Over Amplas, Jalan Sisingamangaraja, Medan. Kasus ini sendiri sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Nasib naas yang dialami Novia terjadi saat ia pulang tarawih di Tanjung Morawa. Korban yang saat itu berboncengan menggunakan sepeda motor dengan anaknya tiba-tiba dipepet oleh pelaku dan langsung meramppas tas jinjing miliknya yang ditempatkan diantara mereka.

"Dalam tas itu ada uang tunai Rp  80 ribu, 2 unit HP dan kain telekung," katanya, Kamis (30/5/2019)

Novia menjelaskan ia sempat berupaya mempertahankan tas tersebut, namun pelaku yang dibonceng oleh rekannya mengeluarkan sebilah pisau dan mengayunkan kearah korban. Akhirnya korban tidak berdaya dan tasnya tersebut raib dibawa oleh para pelaku.

"Pelaku memotong tali tas saya," ujarnya.

Korban menduga para pelaku tersebut sebelumnya sudah menguntitnya begitu mulai naik ke Fly Over. Sebab menurutnya, sepeda motor yang tiba-tiba membuntutinya muncul saat ia hendak melintas dari depan Kantor KUA Medan menuju fly over tersebut.

"Didepan SPBU yang dekat kantor KUA itu memang sering saya lihat ada anak-anak nongkrong pakai sepeda motor," ungkapnya.

Novia berharap pihak kepolisian segera menangkap pelaku. Ia sangat berharap polisi khususnya Polrestabes Medan dapat memberikan perlindungan dan keamanan kepada masyarakat khususnya di saat bulan Ramadhan ini.