Praveen/Melati Juara Denmark Open 2019, 'Puasa 18 Tahun' Terhenti

Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Octavianti menjuarai Denmark Open 2019. Pada partai final mereka mengalahkan ganda campuran asal China Wang Liyiu/Huang Dongping lewat pertandingan 3 set 21-18, 18-21 dan 21-19





Kemenangan ini sekaligus menghapus rekor tidak pernah menang Praveen/Melati atas pasangan Wang/Huang. Tercatat dalam 6 pertandingan sebelumnya, Praven/Melati selalu kalah dari pasangan berperingkat 2 dunia tersebut.





Pada set pertama dan kedua, dua pasangan ini terlibat kejar mengejar angka. Tercatat perolehan angka mereka tidak pernah terpaut jauh. Satu-satunya perolehan angka terpaut jauh hanya pada set ketiga dimana Praveen/Melati sempat unggul 7 poin atas wang/Huang degan angka 14-7.





Namun pemain China berhasil mengejar ketertinggalan dengan menyamakan kedudukan pada angka 14. Bahkan menyalip perolehan angka Praveen/Melati dan unggul hingga mendekati angka akhir 19-18. Pada angka inilah Jordan/Melati mengubah pola permainan dengan tampil lebih menyerang. Alhasil, mereka menutup pertandingan dengan angka 21-19.





Bukan hanya menghapus rekor pertemuan dengan Wang/Huang, kemenangan Praveen/Melati ini juga sekaligus mengakhiri puasa gelar ganda campuran Indonesia di Denmark Open sejak terakhir direbut oleh Tri Kusharjanto/Emma Ermawati pada tahun 2001 silam.[R]


Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Octavianti menjuarai Denmark Open 2019. Pada partai final mereka mengalahkan ganda campuran asal China Wang Liyiu/Huang Dongping lewat pertandingan 3 set 21-18, 18-21 dan 21-19





Kemenangan ini sekaligus menghapus rekor tidak pernah menang Praveen/Melati atas pasangan Wang/Huang. Tercatat dalam 6 pertandingan sebelumnya, Praven/Melati selalu kalah dari pasangan berperingkat 2 dunia tersebut.





Pada set pertama dan kedua, dua pasangan ini terlibat kejar mengejar angka. Tercatat perolehan angka mereka tidak pernah terpaut jauh. Satu-satunya perolehan angka terpaut jauh hanya pada set ketiga dimana Praveen/Melati sempat unggul 7 poin atas wang/Huang degan angka 14-7.





Namun pemain China berhasil mengejar ketertinggalan dengan menyamakan kedudukan pada angka 14. Bahkan menyalip perolehan angka Praveen/Melati dan unggul hingga mendekati angka akhir 19-18. Pada angka inilah Jordan/Melati mengubah pola permainan dengan tampil lebih menyerang. Alhasil, mereka menutup pertandingan dengan angka 21-19.





Bukan hanya menghapus rekor pertemuan dengan Wang/Huang, kemenangan Praveen/Melati ini juga sekaligus mengakhiri puasa gelar ganda campuran Indonesia di Denmark Open sejak terakhir direbut oleh Tri Kusharjanto/Emma Ermawati pada tahun 2001 silam.