Polisi Gadungan Hadang dan Aniaya Pria hingga Tewas di Percut Sei Tuan, 2 Pelaku Ditangkap

HUKUM
externalexternalexternalexternal
Polisi Gadungan Hadang dan Aniaya Pria hingga Tewas di Percut Sei Tuan, 2 Pelaku Ditangkap
Polisi Gadungan Hadang dan Aniaya Pria hingga Tewas di Percut Sei Tuan, 2 Pelaku Ditangkap/ist

Article Header Image Modus mengaku sebagai polisi berujung maut di Percut Sei Tuan, Deli Serdang. Empat pria menghadang dan menganiaya seorang warga berinisial S hingga tewas setelah menuduh korban membawa narkoba.

Dua pelaku dalam kasus tersebut telah ditangkap. Keduanya berinisial FAW dan HP, diamankan personel Polsek Medan Tembung di Jalan Kali Serayu, Percut Sei Tuan, pada Sabtu, 12 September 2026.

Saat beraksi, para pelaku mengaku sebagai anggota kepolisian. Mereka juga menggunakan pistol mainan untuk mengancam korban.

Kanit Reskrim Polsek Medan Tembung, Iptu Parulian Sitanggang mengatakan, pengeroyokan terjadi pada Jumat, 11 September 2026 malam. Ketika itu, korban sedang mengendarai sepeda motor di kawasan Percut Sei Tuan.

"Korban dihadang oleh keempat pelaku. Mereka mengaku sebagai petugas kepolisian, kemudian mengancam dan menganiaya korban," kata Parulian, Selasa, 15 September 2026.

Korban mengalami kondisi kritis akibat penganiayaan tersebut. S kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Parulian menyebut, para pelaku awalnya menduga korban membawa narkoba. Mereka menghadang korban dengan tujuan mengambil barang terlarang yang mereka yakini dibawa korban.

Namun dugaan itu tidak terbukti. Setelah digeledah, korban ternyata tidak membawa narkoba. Meski begitu, para pelaku tetap menganiaya korban.

"Mereka menduga korban membawa narkoba dan ingin menguasainya. Setelah digeledah, ternyata korban tidak membawa apa-apa," jelasnya.

Tak hanya menganiaya, para pelaku juga membawa kabur ponsel milik korban sebelum melarikan diri.

Polisi telah mengamankan satu pucuk pistol mainan yang digunakan untuk mengancam korban.

Sementara dua pelaku lainnya yang identitasnya telah diketahui masih diburu. Keduanya kini masuk dalam daftar pencarian polisi. Article Image

Editor : Abdul Manaf


Berita Terkait