Polda Sumut Periksa Wakil Gubernur Sumatera Utara Ijeck

Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah alias Ijeck memenuhi panggilan dari penyidik Polda Sumatera Utara untuk menjalani pemeriksaan. Ijeck yang terlihat mengenakan baju batik ungu dengan celana berwarna hitam tiba di Mapolda Sumut sekitar 10.15 WIB dan langsung masuk ke dalam ruangan di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut. Ia tidak memberikan banyak komentar kepada wartawan yang mengajukan beberapa pertanyaan.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Tatan Dirsan Atmaja mengatakan pemeriksaan terhadap Ijeck berkaitan dengan penyelidikan kasus dugaan alih fungsi hutan lindung menjadi perkebunan sawit oleh PT Anugerah Langkat Makmur. Diketahui perusahaan perkebunan sawit tersebut dikelola oleh keluarga Shah dimana dalam prosesnya polisi sudah menetapakan Musa Idishah alias Dodi selaku Direktur PT Anugerah Langkat Makmur sebagai tersangka.

"Ijeck diperiksa sebagai saksi," kata Tatan.

Tatan belum merinci bentuk keterlibatan Ijeck dengan perusahaan tersebut. Namun menurutnya keterangan dari Ijeck diperlukan mengingat beberapa tahun sebelumnya Ijeck juga terlibat dalam pengelolaan perusahaan perkebunan sawit tersebut.


Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah alias Ijeck memenuhi panggilan dari penyidik Polda Sumatera Utara untuk menjalani pemeriksaan. Ijeck yang terlihat mengenakan baju batik ungu dengan celana berwarna hitam tiba di Mapolda Sumut sekitar 10.15 WIB dan langsung masuk ke dalam ruangan di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut. Ia tidak memberikan banyak komentar kepada wartawan yang mengajukan beberapa pertanyaan.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Tatan Dirsan Atmaja mengatakan pemeriksaan terhadap Ijeck berkaitan dengan penyelidikan kasus dugaan alih fungsi hutan lindung menjadi perkebunan sawit oleh PT Anugerah Langkat Makmur. Diketahui perusahaan perkebunan sawit tersebut dikelola oleh keluarga Shah dimana dalam prosesnya polisi sudah menetapakan Musa Idishah alias Dodi selaku Direktur PT Anugerah Langkat Makmur sebagai tersangka.

"Ijeck diperiksa sebagai saksi," kata Tatan.

Tatan belum merinci bentuk keterlibatan Ijeck dengan perusahaan tersebut. Namun menurutnya keterangan dari Ijeck diperlukan mengingat beberapa tahun sebelumnya Ijeck juga terlibat dalam pengelolaan perusahaan perkebunan sawit tersebut.