Penghuni Lapas Kendalikan Narkoba, BNN RI: Butuh Kemauan Semua Pihak Untuk Tuntaskan Persoalan Narkoba

Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Irjen Pol Arman Depari mengatakan upaya pemberantasan narkoba tidak dapat dibebankan hanya terhadap satu intansi saja. Massifnya peredaran narkoba yang melibatkan masyarakat mulai dari sindikat internasional hingga tingkat pengguna ditengah masyarakat menurutnya sangat membutuhkan peran serta dari seluruh pihak untuk pemberantasan.

"BNN juga tidak bisa sendirian. Makanya sekarang kita selalu berkoordinasi dengan instansi lain seperti Polri, TNI, Bea dan Cukai dan instansi lain," katanya, Rabu (16/1/2019).

Koordinasi ini menurut Arman menjadi salah satu strategi yang mereka harapkan mendorong keberhasilan program pemerintah untuk mengentaskan persoalan narkoba di Indonesia. Sayangnya menurut Arman, antar instansi tetap memiliki aturan tersendiri seputar kebijakan masing-masing.

"Artinya kami hubungannya saling bersinergi," ujarnya.

Ditanya terkait fakta atas banyaknya penyeludupan narkoba dari luar negeri yang dikendalikan oleh narapidana yang ada di dalam Lembaga Pemasyarakatan, Arman mengatakan hal tersebut juga masih menjadi tantangan. Koordinasi dengan pihak Lapas juga menurutnya selalu mereka lakukan.

"Namun itu tadi, kebijakan masing-masing instansi itu tidak bisa saling mengintervensi. Yang pasti butuh kemauan semua pihak untuk tuntaskan persoalan narkoba," demikian Arman Depari.


Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Irjen Pol Arman Depari mengatakan upaya pemberantasan narkoba tidak dapat dibebankan hanya terhadap satu intansi saja. Massifnya peredaran narkoba yang melibatkan masyarakat mulai dari sindikat internasional hingga tingkat pengguna ditengah masyarakat menurutnya sangat membutuhkan peran serta dari seluruh pihak untuk pemberantasan.

"BNN juga tidak bisa sendirian. Makanya sekarang kita selalu berkoordinasi dengan instansi lain seperti Polri, TNI, Bea dan Cukai dan instansi lain," katanya, Rabu (16/1/2019).

Koordinasi ini menurut Arman menjadi salah satu strategi yang mereka harapkan mendorong keberhasilan program pemerintah untuk mengentaskan persoalan narkoba di Indonesia. Sayangnya menurut Arman, antar instansi tetap memiliki aturan tersendiri seputar kebijakan masing-masing.

"Artinya kami hubungannya saling bersinergi," ujarnya.

Ditanya terkait fakta atas banyaknya penyeludupan narkoba dari luar negeri yang dikendalikan oleh narapidana yang ada di dalam Lembaga Pemasyarakatan, Arman mengatakan hal tersebut juga masih menjadi tantangan. Koordinasi dengan pihak Lapas juga menurutnya selalu mereka lakukan.

"Namun itu tadi, kebijakan masing-masing instansi itu tidak bisa saling mengintervensi. Yang pasti butuh kemauan semua pihak untuk tuntaskan persoalan narkoba," demikian Arman Depari.