Pembunuhan Wartawan Di Labuhanbatu Harus Diusut Tuntas

Dua orang wartawan yaitu Maraden Sianipar (55) dan Martua Siregar (42) ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di selokan areal perkebunan kelapa sawit PT SAB/KSU Amelia. Keduanya diduga menjadi korban pembunuhan karena terdapat sejumlah luka pada tubuhnya.





Atas peristiwa tersebut, Politisi Demokrat Abdullah Rasyid menyebut bahwa profesi wartawan adalah profesi yang mulia.





'Wartawan adalah profesi mulia dan menjadi pilar demokrasi," katanya kepada Kantor Berita





Menurut Rasyid kejadian yang menimpa dua wartawan tersebut adalah kejahatan yang tidak dapat dibenarkan.





"Walau penuh resiko, pembunuhan terhadap wartawan adalah kejahatan yang tidak dapat kita benarkan," tegasnya.





Rasyid menyayangkan kejadian ini dan berharap agar teror terhadap wartawan bisa diusut tuntas oleh kepolisian.





"Polisi harus usut tuntas, jika hal ini tidak selesai akan memunculkan teror terhadap profesi wartawan," pungkasnya.[R]


Dua orang wartawan yaitu Maraden Sianipar (55) dan Martua Siregar (42) ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di selokan areal perkebunan kelapa sawit PT SAB/KSU Amelia. Keduanya diduga menjadi korban pembunuhan karena terdapat sejumlah luka pada tubuhnya.





Atas peristiwa tersebut, Politisi Demokrat Abdullah Rasyid menyebut bahwa profesi wartawan adalah profesi yang mulia.





'Wartawan adalah profesi mulia dan menjadi pilar demokrasi," katanya kepada Kantor Berita





Menurut Rasyid kejadian yang menimpa dua wartawan tersebut adalah kejahatan yang tidak dapat dibenarkan.





"Walau penuh resiko, pembunuhan terhadap wartawan adalah kejahatan yang tidak dapat kita benarkan," tegasnya.





Rasyid menyayangkan kejadian ini dan berharap agar teror terhadap wartawan bisa diusut tuntas oleh kepolisian.





"Polisi harus usut tuntas, jika hal ini tidak selesai akan memunculkan teror terhadap profesi wartawan," pungkasnya.