Peduli Covid-19, KNPD Sumut Semprot 7,5 Ton Cairan Disinfektan di Medan Helvetia

Ketua KNPD Sumut Suryani Paskah Naiborhu saat memantau penyemprotan disinfektan di Helvetia/Ist
Ketua KNPD Sumut Suryani Paskah Naiborhu saat memantau penyemprotan disinfektan di Helvetia/Ist

Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Demokrat Sumatra Utara (DPD KNPD Sumut) terus menunjukkan kepedulian dalam berupaya meminimalisir peredaran covid-19 di Kota Medan.


Kali ini, organisasi sayap Partai Demokrat tersebut melakukan penyemprotan 7,5 ton cairan disinfektan di Kecamatan Medan Helvetia.

Diketahui, Medan Helvetia menjadi salah satu kecamatan yang masuk dalam kategori zona merah penyebaran covid-19 di Kota Medan.

Kegiatan yang dimulai dari Kelurahan Helvetia Tengah ini dipantau langsung oleh Ketua DPD KNPD Sumut, Suryani Paskah Naiborhu.

"Kita menyiapkan truk tangki yang berisi cairan disinfektan sebanyak 7,5 ton. Kegiatan ini mendapat apresiasi dari warga setempat. Banyak dari  warga membawa ember untuk meminta cairan disinfektan yang akan digunakan untuk penyemprotan di rumah masing-masing",  ujar Suryani Paskah Naiborhu, Kamis (2/9/2021). 

Suryani Paskah Naiborhu mengatakan, sebelumnya, Tim KNPD juga telah melakukan penyemprotan disinfektan pada lima kecamatan di Medan yang masuk zona merah terpapar COVID-19. Kelima kecamatan tersebut adalah Kecamatan Medan Selayang, Medan Helvetia, Medan Johor, Medan Sunggal dan Kecamatan Medan Tuntungan.

Dalam kegiatan tersebut, Suryani Paskah Naiborhu didampingi Tim KNPD, yakni Ramadhan Saputra, Rudi Herawadi, Erwinshah, Upik Purba, Ngalemi Ginting, Supriadi, Fikri Akbar, Sri Wahyuni Endang, dan  Thamrin Erikson Samosir. 

Penyemprotan cairan disinfektan ini dirasakan perlu dilakukan mengingat virus Corona saat ini telah bermutasi menjadi varian baru, seperti varian Delta. "Dari hasil penelitian WHO, varian baru ini memiliki bentuk yang lebih kecil dan ringan. Varian ini memiliki kemampuan bertahan di udara lebih lama dari varian asli. Sehingga risiko penularan virus Corona melalui udara atau airborne juga menjadi lebih tinggi. Dan kita melihat bahwa  penyemprotan disinfektan ini merupakan langkah efektif untuk mengurangi penyebaran virus tersebut, khususnya melalui udara," ujarnya. 

Suryani Paskah Naiborhu mengatakan, dalam kegiatan tersebut Tim KNPD mendapat bantuan dan dukungan dari Tim Satgas Penanganan COVID-19 di Kelurahan Helvetia Tengah, yang terdiri dari kelurahan setempat, kecamatan Medan Helvetia, Babinsa dan Babinkamtibmas, kepala lingkungan dan lainnya. Hal ini terutama untuk mendapatkan titik lokasi di kelurahan yang perlu dilakukan penyemprotan disinfektan. 

Suryani Paskah Naiborhu juga mengatakan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk membantu meringankan tugas Pemerintah Kota (Pemko) dalam hal penanganan kasus COVID-19. "Semoga dengan adanya penyemprotan disinfektan ini kota dapat membantu untuk menekan penularan virus Corona di Medan. Sehingga akhirnya, Kota Medan bisa keluar dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4," ujarnya. 

Sementara Lurah Helvetia Tengah, Naikma Marbun SE MM, memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas penyemprotan disinfektan yang dilakukan Tim KNPD tersebut. Hal ini mengingat, Kelurahan Helvetia Tengah merupakan kelurahan yang terpadat penduduknya di Kecamatan Medan Helvetia. 

"Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Tim KNPD ini. Sebagai kelurahan terpadat penduduknya di Kecamatan Medan Helvetia, risiko penularan COVID-19 ini tentu  tinggi. Karena itu, pelaksanaan penyemprotan disinfektan ini sangat diperlukan untuk menekan penyebaran virus Corona. Dan kami juga meminta agar warga dapat mematuhi protokol kesehatan. Mari kita bersama-sama melawan pandemi COVID-19 ini," tuturnya.