Papan Bunga 'Selamat Medan Kota Terjorok', Kritikan Untuk Eldin Yang Keras Kepala

Papan bunga bertuliskan ucapan selamat kepada Walikota Medan Dzulmi Eldin atas predikat Medan sebagai Kota Terjorok 2019 ternyata dikirim oleh sekelompok warga yang menamakan diri 'Aliansi Sayangi Medan'. Mereka mengirimkan papan bunga berisi kata-kata sindiran tersebut karena mengaku sangat miris dengan kondisi Kota Medan belakangan ini.

"Kami sangat mengapresiasi predikat tersebut bisa diraih oleh Walikota Medan Dzulmi Eldin. Meskipun apresiasi ini merupakan kritikan untuk beliau," kata salah seorang anggota Aliansi Sayangi Medan, M Yusuf Hanafi Sinaga kepada com, Rabu (23/1/2019).

Sinaga menjelaskan, papan bunga tersebut menjadi salah satu bentuk kritik yang paling mungkin mereka lakukan, sebab selama ini Walikota Medan terkesan tidak pernah menerima masukan ataupun mendengarkan keluhan dari masyarakat Kota Medan. Hal ini terlihat dari tidak adanya gebrakan-gebrakan yang dilakukan oleh Eldin sejak ia menjabat sebagai walikota.

"Dia itu sepertinya sangat keras kepala dan kita bisa lihat tidak ada gebrakan apapun di Kota Medan sejak dia memimpin," ujarnya.

Aliansi Sayangi Medan berharap kritikan mereka lewat papan bunga tersebut akan menyadarkan Dzulmi Eldin bahwa masyarakat di Kota Medan sangat menginginkan perubahan menjadi kota yang lebih baik.


Papan bunga bertuliskan ucapan selamat kepada Walikota Medan Dzulmi Eldin atas predikat Medan sebagai Kota Terjorok 2019 ternyata dikirim oleh sekelompok warga yang menamakan diri 'Aliansi Sayangi Medan'. Mereka mengirimkan papan bunga berisi kata-kata sindiran tersebut karena mengaku sangat miris dengan kondisi Kota Medan belakangan ini.

"Kami sangat mengapresiasi predikat tersebut bisa diraih oleh Walikota Medan Dzulmi Eldin. Meskipun apresiasi ini merupakan kritikan untuk beliau," kata salah seorang anggota Aliansi Sayangi Medan, M Yusuf Hanafi Sinaga kepada com, Rabu (23/1/2019).

Sinaga menjelaskan, papan bunga tersebut menjadi salah satu bentuk kritik yang paling mungkin mereka lakukan, sebab selama ini Walikota Medan terkesan tidak pernah menerima masukan ataupun mendengarkan keluhan dari masyarakat Kota Medan. Hal ini terlihat dari tidak adanya gebrakan-gebrakan yang dilakukan oleh Eldin sejak ia menjabat sebagai walikota.

"Dia itu sepertinya sangat keras kepala dan kita bisa lihat tidak ada gebrakan apapun di Kota Medan sejak dia memimpin," ujarnya.

Aliansi Sayangi Medan berharap kritikan mereka lewat papan bunga tersebut akan menyadarkan Dzulmi Eldin bahwa masyarakat di Kota Medan sangat menginginkan perubahan menjadi kota yang lebih baik.