Ogah Tanggapi Politis, Kapolda Sumut Minta Bukti Intervensi Kepling Dilaporkan

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto mengaku tidak akan memberikan jawaban yang politis atas munculnya tudingan dari Gus Irawan Pasaribu yang menyebut polisi mengintervensi para kepala lingkungan (kepling) di Kota Medan untuk memenangkan petahana. Agus yang ditemui usai menghadiri Deklarasi Pemilu 2019 Damai dan Menolak Hoax yang digelar pihak ASN Kanwil Kemenag Sumut di Asrama Haji, Medan, mengatakan dirinya tidak akan memberikan komentar-komentar yang politis atas tudingan tersebut. Ia justru meminta agar Gus ataupun kepala lingkungan yang merasa diitervensi segera membuat laporan.

"Saya ini polisi, bukan politisi. Kalau merasa diancam, diintervensi, silahkan lapor," katanya, Rabu (13/2/2019)

Agus menjelaskan, hingga saat ini belum ada satupun kepala lingkungan di Kota Medan yang melapor bahwa mereka diintervensi untuk memenangkan pihak tertentu pada pemilu 2019. Hal ini menurutnya membuktikan bahwa tudingan tersebut sangat tidak berdasar.

"Sampai saat ini belum ada laporan apa-apa. Jadi saya tidak akan menanggapi secara politis, silahkan tanyakan kepada beliau (Gus Irawan)," ujarnya.

Jenderal bintang dua ini memastikan, institusi Polri tetap menjaga netralitas di Pemilu 2019. Dengan demikian bentuk-bentuk intervensi seperti yang ditudingkan tidak mungkin dilakukan.

"Mana mungkin kami berbuat seperti itu," pungkasnya.


Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto mengaku tidak akan memberikan jawaban yang politis atas munculnya tudingan dari Gus Irawan Pasaribu yang menyebut polisi mengintervensi para kepala lingkungan (kepling) di Kota Medan untuk memenangkan petahana. Agus yang ditemui usai menghadiri Deklarasi Pemilu 2019 Damai dan Menolak Hoax yang digelar pihak ASN Kanwil Kemenag Sumut di Asrama Haji, Medan, mengatakan dirinya tidak akan memberikan komentar-komentar yang politis atas tudingan tersebut. Ia justru meminta agar Gus ataupun kepala lingkungan yang merasa diitervensi segera membuat laporan.

"Saya ini polisi, bukan politisi. Kalau merasa diancam, diintervensi, silahkan lapor," katanya, Rabu (13/2/2019)

Agus menjelaskan, hingga saat ini belum ada satupun kepala lingkungan di Kota Medan yang melapor bahwa mereka diintervensi untuk memenangkan pihak tertentu pada pemilu 2019. Hal ini menurutnya membuktikan bahwa tudingan tersebut sangat tidak berdasar.

"Sampai saat ini belum ada laporan apa-apa. Jadi saya tidak akan menanggapi secara politis, silahkan tanyakan kepada beliau (Gus Irawan)," ujarnya.

Jenderal bintang dua ini memastikan, institusi Polri tetap menjaga netralitas di Pemilu 2019. Dengan demikian bentuk-bentuk intervensi seperti yang ditudingkan tidak mungkin dilakukan.

"Mana mungkin kami berbuat seperti itu," pungkasnya.