Nasdem Sumut Buka Posko Pengaduan Kekerasan Seksual

Posko Pengaduan Kekerasan Seksual DPW NasDem Sumut/Ist
Posko Pengaduan Kekerasan Seksual DPW NasDem Sumut/Ist

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Provinsi Sumatera Utara membuka posko pengaduan kekerasan seksual.


Nantinya Partai Nasdem akan melakukan pendampingan mulai dari pemulihan psikologi korban sampai proses hukum. Posko pengaduan itu berada di Sekretariat DPW Partai Nasdem Sumut Jalan Prof HM Yamin Medan. 

"Jadi barusan secara serentak DPP Nasdem membuka dan melaunching posko pengaduan kekerasan seksual di Indonesia, termasuk di DPW Sumut," ujar Ketua DPW Nasdem Sumut Iskandar, Selasa (18/1). 

Iskandar mengatakan siapa saja boleh melaporkan apabila mengetahui peristiwa tindak kekerasan seksual. "Jadi bukan hanya korban, keluarga korban, atau siapapun yang mengetahui, misalkan ada seseorang yang melihat di lingkungannya terjadi kekerasan seksual, silahkan mengadu, kita akan berikan pendampingan tanpa dikenakan biaya, untuk identitas juga akan dirahasiakan," jelasnya. 

Diakuinya banyak korban kekerasan seksual mengadukan masalah yang dialaminya. Sebab, hal tersebut dianggap menjadi aib dan menimbulkan traumatik bagi korban ataupun keluarga korban. 

Menurut dia masyarakat perlu diberikan edukasi dan pemahaman tentang hal tersebut agar tidak malu melaporkan peristiwa kekerasan seksual yang dialami. 

"Kita akan bekerja maksimal, kita akan mendampingi korban, karena itu penting. Kekerasan seksual itu menjadi aib, dan traukmatik bagi keluarga, ini penting dipulihkan, pendampingan hukum kita akan dampingi agar pelaku bisa diseret ke penjara, aparat hukum juga perlu mendukung kita. Kadang-kadang kekerasan seksual ditutupi oleh korban dan keluarga, ini yang harus disadarkan masyarakat," katanya. 

Pembentukan posko ini, menurut Iskandar, sebagai bentuk komitmen Partai Nadem mendukung kebijakan Presiden Jokowi yang ingin menurunkan angka kekerasan seksual. 

Selain itu juga sebagai dukungan kepada DPR RI untuk segera mengesahkan Rancangan Undang-undang (RUU) Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) menjadi undang-undang. 

Wakil Ketua Bidang Perempuan dan anak DPW Partai Nasdem Sumut, Sri RM Simanungkalit mengatakan dirinya merasa gembira dengan berdirinya posko pengaduan tersebut. 

Nantinya seluruh DPD kabupaten/kota akan melakukan hal yang sama dengan membuka posko pengaduan. 

"Ini posko pengaduan pertama yang diinisiasi partai, kami bangga Nasdem menjadi pelopor. Posko ini bentuk komitmen kami terhadap bRUU PPKS dan ini wujud nyata Nasdem bahwa perjuangan RUU itu bukan elitis tapi sangat dibutuhkan oleh masyarakat," katanya. 

Hadir dalam kesempatan itu Ketua Bappilu Salman Ginting dan sejumlah pengurus lainnya seperti Gindo Nadapdap, Natanail Ketarin, Elfiana, Mitha Triana, Sri Rezeki, Linny Syahvitri.