Musa Rajekshah Berharap Bank Sumut Tingkatkan Kinerja dan Daya Saing  

Wagubsu Musa Rajekshah/RMOLSumut
Wagubsu Musa Rajekshah/RMOLSumut

Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah memimpin Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank Sumut, Rabu (30/9), di Kantor Pusat Bank Sumut Jalan Imam Bonjol Medan. Rapat yang juga diikuti seluruh Bupati dan Walikota melalui virtual meeting, membahas beberapa agenda. Salah satunya, pengangkatan jajaran direksi baru PT Bank Sumut. Direksi baru yang terpilih yaitu Eksir sebagai Direktur Kepatuhan menggantikan Yulianto Maris. Hadi Sucipto sebagai Direktur Pemasaran menggantikan Abdi Santosa Ritonga, serta Irwan sebagai Direktur Bisnis dan Syariah menggantikan TM Jeffry. Selain itu pemegang saham juga menyepakati pengangkatan Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Sumut.


Direksi baru yang terpilih yaitu Eksir sebagai Direktur Kepatuhan menggantikan Yulianto Maris. Hadi Sucipto sebagai Direktur Pemasaran menggantikan Abdi Santosa Ritonga, serta Irwan sebagai Direktur Bisnis dan Syariah menggantikan TM Jeffry. Selain itu pemegang saham juga menyepakati pengangkatan Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Sumut.

“Dengan adanya penyegaran di jajaran manajemen PT Bank Sumut, saya harapkan kinerja yang tadinya sudah baik, maka ada peningkatan dengan hadirnya jajaran direksi baru, serta bisa membawa Bank Sumut menjadi salah satu bank daerah berdaya saing kuat dibandingkan dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) lainnya di Indonesia,” harap Wagub.

Selain itu, Wagub Musa Rajekshah juga berpesan agar jajaran direksi dan komisaris senantiasa kompak dan menjunjung profesionalitas, sehingga salah satu cita-cita besar untuk menjadikan Bank Sumut menuju Go Public pada tahun 2021 bisa terwujud.

“Target tahun 2021 akhir, paling lama kita harapkan Bank Sumut Go Public atau IPO. Diharapkan, dengan IPO bank daerah kita ini semakin sehat dan permodalan semakin kuat,” tutur Wagub.

Lebih lanjut, di dalam RUPS-LB diinformasikan bahwa Bank Sumut menjadi salah satu dari delapan bank daerah yang dipercayai Kementerian Keuangan RI sebagai penempatan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan jumlah alokasi dana Rp1 triliun.

“Ini artinya Bank Sumut memperoleh kepercayaan dari pusat, kita patut bangga,” ungkap Wagub, yang juga didampingi Kepala Biro Perekonomian Setdaprovsu Ernita Bangun.

Direktur Utama Bank Sumut Muchammad Budi Utomo menjelaskan, pergantian jajaran manajemen dalam suatu perusahaan adalah hal yang biasa dan merupakan kewenangan pemegang saham. “Tentunya kami semua memohon doa dan dukungan agar jajaran manajemen baru Bank Sumut tersebut saling bersinergi dan dapat membawa Bank Sumut menjadi lebih baik lagi,” jelas Budi.

Budi juga menyampaikan kinerja Bank Sumut tetap terjaga dengan baik meski di tengah pandemi. Berdasarkan laporan keuangan Bank Sumut tercatat laba per Agustus sebesar Rp401 miliar, meningkat dibanding posisi Juni 2020 sebesar Rp354 miliar. Selain itu asset juga meningkat menjadi Rp35,2 triliun dibanding Juni 2020 sebesar Rp33,8 triliun.