Moncer Di Berbagai Survei, Tapi Nama Prabowo Belum Tentu Awet Sampai 2024

Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto/Net
Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto/Net

Hasil survei calon presiden pada berbagai lebaga survei masih menempatkan nama Prabowo Subianto pada posisi yang moncer.


Pengamat politik dari lembaga survei Kedaikopi, Hendri Satrio berpendapat moncernya Prabowo dalam sejumlah lembaga survei lantaran Prabowo merupakan salah satu dari orang yang berpengaruh di negeri ini.

“Penyebabnya hanya 1 yang gue percaya, saat ini top of mind pemimpin bangsa ada 2 Jokowi dan Prabowo,” ucap Hensat dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Senin (22/2).

Namun, dia berpendapat nama Prabowo belum tentu selalu moncer elektabilitasnya dalam sejumlah survei hingga 2024.

“Jokowi kan Presiden saat ini akan selesai di 2024, nah tinggal Prabowo sih. Tapi belum tentu awet sampai 2024,” imbuhnya.

Dia menjelaskan di era 2011 nama Prabowo masih moncer dan kuat sebagai pengganti SBY, tapi 2012 muncullah Jokowi sebagai tokoh baru yang terus kinclong hingga mengalahkan Prabowo di 2014.

“Hasil survei KedaiKOPI akhir 2020 memunculkan 400-an lebih nama calon pemimpin 2024, jadi Indonesia tidak pernah kekurangan pemimpin dan tidak pernah kekurangan calon lawan Prabowo,” tandasnya.

Survei Parameter Politik Indonesia menempatkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih kokoh di urutan teratas sebagai calon presiden pada Pilpres 2024 (19,9 persen).

Sedangkan survei terbaru LSI, menempatkan politisi yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan di urutan terasa dengan perolehan 26 persen.