Dua nama yakni Moeldoko dan Marzuki Ali menjadi sosok kuat untuk menjadi Ketua Umum Partai Demokrat lewat Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar di Hotel The Hills Sibolangit, hari ini, Jumat (5/3). Hal ini disampikan anggota Majelis Tinggi Demokrat, Max Sopacua saat memberikan keterangan kepada wartawan.
- GAMKI Sumut Dibekukan, Buntut Dugaan Keterlibatan Di KLB Demokrat
- Selain ke Presiden, AHY Juga Sampaikan Terima Kasih Kepada Pers dan Elemen Bangsa
- Menkumham Tolak Pengesahan Demokrat Versi KLB Sibolangit
Baca Juga
"Semua orang tahu bahwa sejak KLB ini dicetuskan, tokoh pertama yang akan diangkat adalah Pak Moeldoko," kata anggota Majelis Tinggi Demokrat Max Sopacua, kepada wartawan di lokasi KLB, siang ini.
Namun menurutnya, meski begitu tidak menutup kemungkinan munculnya calon lain. Semua itu kata dia, tergantung peserta KLB yang disebutnya sudah memenuhi kourum.
"(Calon) yang lain-lain silahkan. Calon itu kita buka selebar-lebarnya termasuk ibu Hj Hasnaini. Calon tunggal, itu tidak bagus. Kalau semua disetujui akan dihitung suara. Untuk calon kita buka selebar-lebarnya. Ada pak Marzuki Alie, mungkin saya juga mau nyalon nanti," katanya.
Menurutnya, KLB ini diselenggarakan karena ada kesumbatan dalam regenerasi kepemimpinan Demokrat selama ini. Pada KLB 2013, SBY yang menjabat sebagai Presiden dipilih untuk menyelamatkan Demokrat setelah Ketua Umum Anas Urbaningrum terjerat kasus korupsi. Ketika itu menurutnya, SBY berjanji akan melakukan regenerasi kepemimpinan.
Namun pada Kongres Demokrat di Surabaya pada 2015, SBY kembali terpilih menjadi Ketua Umum. Janji regenarasi kepemimpinan lagi-lagi menurutnya tidak terlaksana. "Pada 2020 regenarasinya ke anaknya, AHY yang baru masuk Demokrat. Jadi ada yang tersumbat," tandasnya.
- Saran Sastra ke Pemprovsu: Lakukan Pendekatan Persuasif Agar Pengosongan Bumper Sibolangit Tidak Terus Bergejolak
- Masih Mendapat Perlawanan, Kasatpol PP Sumut: Penertiban Bangunan di Bumper Sibolangit Akan Terus Berjalan
- Edy Rahmayadi Tegaskan Bumi Perkemahan Sibolangit Harus Kembali ke Pramuka