Memasyarakatkan Beladiri, Jujitsu Sumatera Academy Dideklarasikan

Sumatera Jujitsu Academy/Ist
Sumatera Jujitsu Academy/Ist

Perguruan beladiri Jujitsu Sumatera Academy resmi dideklarasikan, Minggu (14/8/2022).


Ketua Jujitsu Sumatera Academy, Supriyadi AMd menerangkan bahwa kegiatan tersebut merupakan sejarah bagi mereka dan perguruan beladiri Jujitsu Sumatera Utara karena telah menambah satu perguruan baru serta memberi warna dalam memasyarakatkan beladiri Jujitsu.

Tujuan dibentuknya Jujitsu Sumatera Academy tidak lain adalah sebagai tempat edukasi bagi masyarakat dalam mengenal, mempelajari serta mampu menguasai beladiri Jujitsu sebagai bekal mereka menjaga diri, juga meraih prestasi sebagai atlet di ajang kompetisi tingkat lokal, nasional hingga internasional.

"Ini momen bersejarah bagi kami dan perguruan Jujitsu di Sumatera Utara. kami hadir bukan untuk bersaing, tapi kami menambah warna dalam mengembangkan beladiri Jujitsu ini," ungkap Supriyadi, Senin (15/8/2022) siang yang didampingi Sekretaris Jujitsu Sumatera Academy, Prasetiyo, M.I.Kom.

Dijelaskan pria yang akrab disapa Nday itu, pendirian Jujitsu Sumatera Academy diinisiasi oleh delapan orang. Selain dirinya yang saat ini menyandang DAN II, ada tujuh orang pendiri lainnya yakni, Drs. Agustama Apt,M.Kes (DAN III), Halimudin Saragih (DAN III), Irvan Aron Wijaya (DAN III), Prasetiyo M.I.Kom (DAN II), Paimin (DAN II), Misro Syahputra (DAN II), dan Dwinanto Herlambang SE (DAN II).

Meskipun sebagai perguruan beladiri Jujitsu baru, Nday mengaku organisasi yang dipimpinnya itu berkiblat pada Institut Jujitsu Indonesia (IJI). Sebab, para pendiri ini sebelumnya memang merupakan bagian dari keluarga besar IJI saat masih bernaung di club beladiri Jujitsu yang lama.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Jujitsu Sumatera Utara (PBJI) Sumut sekaligus pembina Jujitsu Sumatera Academy, Drs. Agustama Apt, M.Kes mengingatkan agar para pengurus bersungguh-sungguh mendidik serta melahirkan para atlet berbakat. Apalagi, dalam waktu dekat Provinsi Sumatera Utara dan Aceh merupakan tuan rumah di ajang PON XXI.

"Jujitsu dari Sumut harus dapat minimal 5 medali emas. Jadi para atlet dari Jujitsu Sumatera Academy harus berlatih sungguh-sungguh. Kami berharap bisa menyumbang satu mendali," motivasi Agus pada para atlet.

Selain deklarasi, para pengurus Jujitsu Sumatera Academy ternyata menyiapkan kejutan berupa kue ulang tahun serta iringan musik suka cita kepada Agustama, yang telah memasuki usia ke-63 beberapa hari sebelumnya.

Diketahui, hadirnya Jujitsu Sumatera Academy didukung oleh banyak pihak, khususnya keluarga besar perguruan Jujitsu di Sumatera Utara, seperti Jujitsu Fighter Sumut dan  Alliance Jiu Jitsu Sumut. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran mereka dalam acara yang diadakan di Lapangan Panahan, Jalan Budi Luhur No. 20 Medan.

Mereka dari Jujitsu Fighter Sumut yang hadir seperti Andy P.Koesno (DAN VI), Syaiful Bahri Nst (DAN VI), M.Abdi Ridha (DAN VI), Winduadi (DAN VI), Panangaran Ritonga (DAN V), Surya Dharma (DAN IV), Fadhly Sakti Ritonga (DAN III), Gilang (DAN I). Dari Alliance Jiu Jitsu Sumut yang hadir adalah dr. Dedy Dwi Putra, SpRad (brown belt), Safridoli Tampubolon, SE., M.Si (blue belt).

Hadir juga Camat Medan Helvetiah, Putera Ramadhan S.STP yang diwakilkan oleh Kasi Trantib, Supriyadi, Kepling I Kelurahan Dwi Kora, Sri Handayani, Tokoh Masyarakat, Hakimuddin Saragih dan tamu undangan lainnya.