Maju Balon Walikota Binjai, Ini Visi Misi Yang Dipaparkan Lisa Andriani M Idaham

Istri Walikota Binjai Lisa Andriani memaparkan visi misinya dihadapan panelis tim penjaringan Partai Gerindra untuk bakal calon Walikota Binjai pada Pilkada 2020 mendatang.





Dihadapan para panelis dan petinggi Partai Gerindra Kota Binjai tersebut, Lisa menyampaikan visinya untuk Kota Binjai yakni mewujudkan Binjai yang cerdas menuju kota mandiri, cerdas cendikiawan, cerdik terdidik, ekonomi kreatif, religius, berdaya saing, aman, sehat dan sejahtera.





Sementara dalam misinya, Lisa menjelaskan 7 hal. Pertama yakni meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan dengan tata kelola pemerintahan yang terintegrasi berbasis digital government.





"Apa yang selama ini sudah dilakukan oleh Pemko Binjai, kedepan kita tingkatkan lagi," katanya, Selasa (19/11).





Misi kedua Lisa yakni, memastikan pendidikan berkualitas setara, baik pendidikan formal dan informal. Dalam hal ini ia memaparkan beberapa pengalamannya selaku Ketua TP PKK Kota Binjai dimana masih banyak ditemukan anak-anak yang harus ikut membantu orang tua mencari nafkah sehingga tidak dapat mengenyam pendidikan formal.





"Aspirasi dari mereka saat saya turun ke lapangan adalah agar mereka dibantu. Kita akan sahuti agar mereka dapat mengikuti paket C, sehingga dengan bekal itu mereka kedepan dapat memperoleh pekerjaan yang lebih layak," ujarnya.





Ketiga kata Lisa yakni menyelaraskan pertumbuhan industri dengan pertumbuhan ekonomi kreatif dengan usaha-usaha yang inovatif ditengah masyarakat. Keempat, membangun masyarakat yang semakin religius dengna nilai norma sosial serta toleransi yang tinggi antar sesama pemeluk agama dan kepercayaan masing-masing.





Kelima adalah meningkatkan daya saing Kota Binjai dengna pembangunan infrastruktur yang mendukung modernisasi. Kemudian yang keenam yakni mewujudkan pelayanan kesehatan mulai dari puskesmas.





"Pada dokter dan tenaga medis di puskesmas harus visit ke lingkungan sekitar dan meyakinkan masyarakat untuk hadir di posyandi. Kita harus meyakinkan bahwa penjagaan kesehatan lebih dini itu dimulai dari Posyandu," sebutnya.





Misi ketujuh sekaligus yang terahir yakni memastikan seluruh masyarakat hidup sehat. Beberapa program dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi akan diselaraskan dengan program kesehatan di Kota Binjai.





"Saat ini salah satu yang menjadi perhatian adalah kasus stunting yang merupakan akibat dari asupan gizi yang kurang baik. Kita harus menyadarkan masyarakat, bahwa makanan yang disajikan di rumah oleh ibu rumah tangga adalah makanan yang terbaik dan mampu memenuhi kebutuhan gizi," pungkasnya.[R]


Istri Walikota Binjai Lisa Andriani memaparkan visi misinya dihadapan panelis tim penjaringan Partai Gerindra untuk bakal calon Walikota Binjai pada Pilkada 2020 mendatang.





Dihadapan para panelis dan petinggi Partai Gerindra Kota Binjai tersebut, Lisa menyampaikan visinya untuk Kota Binjai yakni mewujudkan Binjai yang cerdas menuju kota mandiri, cerdas cendikiawan, cerdik terdidik, ekonomi kreatif, religius, berdaya saing, aman, sehat dan sejahtera.





Sementara dalam misinya, Lisa menjelaskan 7 hal. Pertama yakni meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan dengan tata kelola pemerintahan yang terintegrasi berbasis digital government.





"Apa yang selama ini sudah dilakukan oleh Pemko Binjai, kedepan kita tingkatkan lagi," katanya, Selasa (19/11).





Misi kedua Lisa yakni, memastikan pendidikan berkualitas setara, baik pendidikan formal dan informal. Dalam hal ini ia memaparkan beberapa pengalamannya selaku Ketua TP PKK Kota Binjai dimana masih banyak ditemukan anak-anak yang harus ikut membantu orang tua mencari nafkah sehingga tidak dapat mengenyam pendidikan formal.





"Aspirasi dari mereka saat saya turun ke lapangan adalah agar mereka dibantu. Kita akan sahuti agar mereka dapat mengikuti paket C, sehingga dengan bekal itu mereka kedepan dapat memperoleh pekerjaan yang lebih layak," ujarnya.





Ketiga kata Lisa yakni menyelaraskan pertumbuhan industri dengan pertumbuhan ekonomi kreatif dengan usaha-usaha yang inovatif ditengah masyarakat. Keempat, membangun masyarakat yang semakin religius dengna nilai norma sosial serta toleransi yang tinggi antar sesama pemeluk agama dan kepercayaan masing-masing.





Kelima adalah meningkatkan daya saing Kota Binjai dengna pembangunan infrastruktur yang mendukung modernisasi. Kemudian yang keenam yakni mewujudkan pelayanan kesehatan mulai dari puskesmas.





"Pada dokter dan tenaga medis di puskesmas harus visit ke lingkungan sekitar dan meyakinkan masyarakat untuk hadir di posyandi. Kita harus meyakinkan bahwa penjagaan kesehatan lebih dini itu dimulai dari Posyandu," sebutnya.





Misi ketujuh sekaligus yang terahir yakni memastikan seluruh masyarakat hidup sehat. Beberapa program dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi akan diselaraskan dengan program kesehatan di Kota Binjai.





"Saat ini salah satu yang menjadi perhatian adalah kasus stunting yang merupakan akibat dari asupan gizi yang kurang baik. Kita harus menyadarkan masyarakat, bahwa makanan yang disajikan di rumah oleh ibu rumah tangga adalah makanan yang terbaik dan mampu memenuhi kebutuhan gizi," pungkasnya.