Listrik Sering Padam Di Nias, Warga Surati DPRD Hingga Presiden

Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net

Padam listrik di Nias masih sering terjadi yang diakibatkan berbagai hal. Kondisi ini membuat sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan diri Forum Pemerhati Listrik Kepulauan Nias menyurati berbagai pihak, diantaranya Presiden, DPR RI, DPD, Ombudsman, DPRD, kalanga media elektronik hingga relawan Jokowi.


Hal ini dituturkan Penduduk Desa Bawolato, Kecamatan Bawolato Kabupaten Nias, Faigizanolo Lase, Jumat (23/4/2021).

"Kami sudah kirimkan surat kepada berbagai pihak, kami sangat berharap pemadaman listrik ini dapat diminimalisir, mari sama-sama kita perjuangkan," ujarnya.

Hanson Munthe, ketua Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Sumut, salah satu pihak yang disurati Lase angkat bicara dan berjanji akan menyuarakan aspirasi mereka. 

"Ya kita sudah terima surat mereka, dari Pemerhati Listrik Kepulauan Nias yang ditandatangani pak Lase, kita akan mencoba berkomunikasi dengan pimpinan PLN dan UIP Pembangunan di Sumut," ujar Hanson.

Ia juga menyatakan akan meneruskan surat tersebut ke tingkat pusat, namun akan lebih dahulu berkomunikasi dengan pimpinan daerah.

"Ya kita akan sampaikan ke PLN Pusat, kementerian terkait ataupun Bapak Presiden melalui bantuan DPP, namun tentu kita akan berkomunikasi dengan pimpinan terkait di Sumut dulu," ujar Hanson.

Pihaknya menyesalkan tidak selesainya permasalahan listrik di Nias, padahal kunjungan Presiden Jokowi Agustus 2016 lalu diyakininya akan menyelesaikan masalah kelistrikan.

"Iya kita pantau terus, ini merupakan salah satu yang kita sampaikan kepada pak Jokowi pada tahun 2015 silam agar Nias dibangun Pembangkit Listrik.Dan ini program Pak Jokowi tahun 2016 kemarin adalah Nias Terang, kita akan tinjau hal ini, ini masalah serius," papar Hanson.

Ia berharap semua pihak bisa berkolaborasi, Unit Induk Pembangunan (UIP) sebagai tim pembangunan, dan PLN sebagai manajemen kelistrikan dan masyarakat sebagai pemakai bersama menjaga fasilitas umum kelistrikan.