Kritik Dukungan Terbuka Kader Di Media, Suryani Paskah: Percayakan Pemilihan Ketua DPD Demokrat Sumut Ke Ketum

Suryani Paskah Naiborhu/RMOLSumut
Suryani Paskah Naiborhu/RMOLSumut

Dukungan terhadap salah satu nama diantara tiga calon Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara bermunculan dari kalangan pengurus internal Partai Demokrat.


Salah satunya yakni disampaikan oleh Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Yan Harahap yang mempublikasikan dukungannya kepada salah satu calon pada media.

Dukungan terbuka pada media ini mendapat kritikan dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Demokrat Sumatra Utara (DPD KNPD Sumut), organisasi sayap Partai Demokrat, Suryani Paskah Naiborhu. Menurutnya hal ini tidak tepat untuk menghindari kesan intervensi.

Suryani Paskah Naiborhu mengatakan, saat ini ketiganya tengah mengikuti mekanisme fit & proper test yang dilakukan oleh tim  dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, yakni Ketua Umum, Sekretaris Jenderal dan Kepala Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK). 

"Tim inilah yang nantinya akan menetapkan siapa yang layak dari ketiga calon itu sebagai Ketua Demokrat Sumut," ujarnya. 

Atas dasar itulah menurut Suryani, tidak perlu lagi ada bentuk-bentuk intervensi dalam penentuan sosok terbaik. 

"Meskipun Yan Harahap mengatakan bahwa pernyataannya tersebut bersifat pribadi, namun dengan disertakannya jabatan beliau saat memberikan pernyataan, hal itu menunjukkan seolah-olah beliau mewakili pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat. Sebab posisi Yan tidak bisa terpisahkan sebagai salah satu pengurus DPP Partai Demokrat, sehingga menimbulkan kerancuan di publik seakan-akan ada DPP dalam DPP," jelasnya. 

"Biarlah sepenuhnya kita serahkan kepada Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, beserta Sekjen dan Ketua OKK untuk memutuskan siapa yang menjadi Ketua Partai Demokrat Sumut. Sehingga dengan demikian ketua yang ditetapkan nantinya adalah orang yang benar-benar dapat memajukan Partai Demokrat Sumut," sebutnya.

Suryani Paskah Naiborhu mengatakan salah satu tugas utama dari ketua terpilih nantinya adalah melakukan konsolidasi terhadap  seluruh kader partai dan organisasi sayap partai, untuk bersiap menghadapi pemilu tahun 2024. "Dengan waktu yang cukup terbatas, kita membutuhkan seorang ketua yang benar-benar dapat melakukan konsolidasi dalam waktu yang tidak lama," tuturnya.