KPU Serdang Bedagai Bisa 'Kesampingkan' Putusan PTTUN Medan Soal Pembatalan Calon Soekirman-T Ryan

Pandapotan Tamba/RMOLSumut
Pandapotan Tamba/RMOLSumut

Putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan yang memerintahkan agar KPU Kabupaten Serdang Bedagai mencabut SK KPU Sergai nomor 380/PL.02.2-Kpt/2018/KPU-Kab/X/2020 tanggal 5 Oktober 2020 tentang penetapan paslon peserta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sergai atas nama Soekirman dan Tengku Muhammad Ryan Novandi tidak serta merta harus langsung dilaksanakan oleh KPU Serdang Bedagai.


Hal ini karena UU nomor 10 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU nomor 1 tahun 2015 tentang pemilihan gubernur, bupati dan walikota menyebutkan dalam KPU provinsi atau KPU kabupaten/kota wajib menindaklanjuti utusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara atau putusan Mahkamah Agung RI mengenai keputusan tentang penetapan pasangan calon peserta pemilu sepanjang tidak melewati tahapan paling lambat 30 hari sebelum hari pemungutan suara.

"Kalau dilihat dari hari penetapan putusan itu adalah 13 November 2020 artinya tidak lagi sesuai dengan UU tersebut sehingga dapat dikesampingkan," kata dosen hukum tata negara Universitas Darma Agung Medan, Pandapotan Tamba kepada RMOLSumut, Senin (16/11).

Kendati demikian, Pandapotan Tamba menilai KPU Serdang Bedagai sebaiknya tetap mengajukan kasasi selaku pihak yang dirugikan dengan putusan PTTUN tersebut. Kasasi ini menurutnya menjadi salah satu bentuk penghormatan terhadap hukum yang berlaku di Indonesia.

"Sebaiknya tetap melakukan kasasi ke MA, itu sebagai bukti bahwa kita patuh terhadap tahapan dan aturan hukum tata negara. Meskipun, sembari menunggu putusan MA, tetap saja bisa dijalankan tahapan yang ada," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, PTTUN Medan dalam putusannya menyatakan batal objek sengketa berupa surat keputusan KPU Sergai nomor 380/PL.02.2-Kpt/2018/KPU-Kab/X/2020 tanggal 5 Oktober 2020, tentang penetapan paslon peserta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sergai tahun 2020, yang dinyatakan negatif atau sembuh Covid-19 atas nama Soekirman dan Tengku Muhammad Ryan Novandi.

Tidak hanya itu, PTTUN juga memerintahkan tergugat (KPU Sergai) untuk mencabut surat keputusan KPU Sergai nomor 380/PL.02.2-Kpt/2018/KPU-Kab/X/2020 tanggal 5 Oktober 2020 tentang penetapan paslon peserta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sergai atas nama Soekirman dan Tengku Muhammad Ryan Novandi dan memerintahkan Tergugat untuk membayar biaya perkara sejumlah Rp. 496.000, (empat ratus sembilan puluh enam ribu rupiah)

Putusan ini menjadi putusan atas gugatan yang diajukan oleh pasangan Darma Wijaya-Adlin Tambunan karena menilai penetapan Soekirman-T Ryan Novandi tidak memenuhi syarat untuk menjadi peserta di Pilkada Serdang Bedagai.